Hai pembaca puteriputeri.com, mari kita simak liburan dua pembaca puteriputeri.com yakni Dedy Arifudin dan Muhammad Fachri, masing-masing  secara terpisah, namun di satu pulau di Kepulauan Seribu DKI, Jakarta yaitu Wisata Pulau Pari.

Halo pembaca, pertama kisah saya Dedy Arifuddin, di Pulau Pari, namun hanya dua hari kami disana. Kami mengikuti paket wisata dari sebuah agen wisata travel.

Paket wisata sudah termasuk perjalanan pulang pergi menggunakan kapal laut dari Muara Angke, mendapatkan sarapan pagi, makan siang, dan juga makan malam, wisata bawah air laut atau snorkling, mengunjungi beberapa pulau disekitar Pulau Pari yaitu Pulau Tikus, Pantai Perawan, mengunjungi tanaman Mangrove dan juga barbeque pada malam hari.

Pulau Pari terkenal dengan Pantai Perawan yang berada di ujung timur pulau pari dengan Pasir Putih bersih yang indah, Pantai Perawan membentang sekita 500m dikelilingi tanaman mangrove untuk menahan abrasi, pemandangan indah juga terdapat di sekitar laguna yang dapat anda nikmati dengan menaiki kano mengelilingi tanaman mangrove, anda akan dikenakan tiket masuk Rp.3.000 perorang Sedangkan untuk parkir sepeda dikenakan biaya Rp.2.000 persepeda,

Pulau Pari dahulu menjadi tempat penelitian budidaya terumbu karang, serta penelitian Biota Laut LIPI dan Mahasiswa, selain itu tersedia pula sarana permainan air seperti Banana Boat, Canoe, Sofa Boat, Donut, dan lain-lain dengan membayar Rp.35.000 sekali naik.dan anda dapat menyewa sepeda untuk keliling Pulau Pari seharian dengan membayar Rp.15.000 persepeda.

Penginapan di Pulau Pari tidak sebanyak di pulau tidung, penginapan berupa homestay dan rumah penduduk Pulau Pari yang disewakan dengan kapasitas 4 sd 10 orang dengan tarif rata rata perhari Rp.200.000 sd Rp.500.000 tergantung fasilitas yang disediakan seperti AC, despenser, kamar mandi, dan lokasi penginapan (View) dan pada saat long weekend dan libur sabtu – minggu, penginapan selalu terisi penuh disewa travel agen wisata. sebaiknya anda booking penginapan terlebih dahulu atau anda dapat menginap di asrama LIPI di Ujung Barat Pulau Pari dengan membayar biaya per orang untuk menginap atau mencoba camping di pantai pasir perawan dengan membayar tiket masuk Rp.3.000 perorang ditambah ijin mendirikan tenda Rp.10.000

Kurang lengkap wisata di Pulau Pari jika anda tidak melakukan kegiatan snorkling melihat ke indahan bawah air di Pulau Pari, pilihan lokasi snorkling di pulau pulau terdekat yaitu Pulau Tikus, Bintang Rama, APL. Pulau Burung Indah, Pulau Kongsi. untuk snorkling di Pulau Pari anda dapat menyewa Kapal Nelayan dengan kapasitas 10 orang dengan biaya perhari Rp.350.000 tergantung tawar menawar dan sewa alat snorkling lengkap (google, fin, sepatu katak dan pelampung) dengan membayar Rp.35.000.

Tak perlu khawatir untuk keperluan makan dan kuliner selama anda di Pulau Pari, agar lebih hemat biasanya homestay menyediakan paket makan 3 x sehari seharga Rp.50.000 perorang. atau pun memesan ikan dan bumbu untuk barbeque. atau mencoba hidangan laut di warung makan di sekitar pulau pari.

Pulau Pari adalah destinasi sempurna untuk merasakan keindahan panorama pantai dalam balutan ketenangan di salah satu gugusan di Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Dengan suasana pulau yang masih asri dan belum ramai wisatawan, pulau ini menjadi pilihan sempurna yang menjanjikan kesegaran dan kepuasan.

Pulau Pari sudah terkenal dengan pantai yang indah dan cantik, bernama Pantai Pasir Perawan. Pantai ini berupa sebuah lagoon atau wilayah laut yang tenang dengan kedalaman hingga 5 meter dan dikelilingi pulau-pulau dan batu karang sepanjang pinggiran slope-nya. Pantai yang begitu tenang, bersih, dan indah tersebut telah melenakan banyak wisatawan yang menyambanginya.

Pulau Pari yang Menawan

Kini adalah pengalaman saya, Muhammad Fachri di Pulau Pari yang menawan.

Muhammad Fachri dan rekan-rekan di Pulau Pari

Maka jika anda ingin liburan di Jakarta dengan nuansa pulau maka Pulau Pari menjadi salah satu pilihannya.

Pulau Pari merupakan salah satu pulau yang menjadi destinasi wisata yang lokasinya hanya cukup ditempuh dalam waktu dua jam saja dari Pelabuhan Kali Adem atau Muara Angke.

Wisata yang ada di Pulau Pari berupa pantai dan juga laut. Kita dapatmenikmatinya bersama dengan teman-teman, dengan berjalan menyusuri pulau, baik dengan jalan kaki ataupun dengan menggunakan sepeda yang sudah disediakan oleh orang-orang asli Pulau Pari.

Wisata lautnya dapat kita nikmati dengan cara snorkeling ataupun dengan cara free diving bagi yang bisa berenang tanpa pelampung.

Disini, ekosistem lautnya masih cukup terjaga, walaupun setiap harinya banyak wisatawan yang datang untuk berwisata.

Banyak jenis ikan yang ada di sini, diantaranya ikan dory, ikan belang, dan masih banyak lagi. Karang lautnya juga masih banyak sekali jenisnya, tapi saya tidak bisa menyebutkan satu persatu Karena saya tidak tahu namanya. Setelah puas seharian bermain di laut, pada sore harinya kita bisa menuju ke dermaga Pulau Pari untuk sekedar santai menikmati matahari tenggelam di ujung barat pulau.

Sunset di Pulau Pari

Sungguh pengalaman ini takkan pernah terlupakan dan tergantikan, karena sungguh sangatindah. Menikmatinya bersama dengan orang yang teristimewa dan sahabat-sahabat tercinta merupakan nilai tambah dalam menikmati keindahan pulau ini.
Kurang rasanya apabila kita tidak mengabadikan momen yang indah ini dalam sebuah jepretan kamera yang suatu saat bisa menjadi cerita untuk diceritakan kepada anak cucu kita. Saya akan sangat merindukan momen-momen terindah di PulauPari.

 

Rute untuk sampai ke Pulau Pari

Rute ke Pulau Pari dari Tanah Abang:

Dari Stasiun Tanah Abang naik Mikrolet 08 Tanah Abang-Kota turun di stasiun Kota.
Disitu naik Kopami 02 Senen-Muara Karang minta turun deket Muara Angke lalu naik ojek ke kali Adem

Rute ke Pulau Pari dari Bekasi :

Dari Bekasi naik Mayasari Bakti AC29 Bekasi-Grogol/Kalideres turun di Grogol.
Disitu naik angkot merah KWK B01 Grogol-Muara Angke turun di Muara Angke lalu naik ojek ke kali Adem

Rute ke Pulau Pari dari Bogor dan Depok :

Dari Stasiun Bogor/Depok Baru naik KRL jurusan Jakarta Kota turun di stasiun Jakarta Kota.
Keluar halte nyebrang ke depan Museum Mandiri disitu naik 02 Senen-Muara Karang minta turun deket Muara Angke lalu naik ojek ke kali Adem

Dari Dermaga Kali adem Rute ke pulau pari dilanjutkan dengan naik Kapal murah yang biasa disebut kapal ojek, yaitu kapal nelayan yang di fungsikan sebagai alat transportasi dari dermaga Kapal Kali Adem dekat muara angke menuju Pulau Pari,

Jadwal Keberangkatan kapal menuju Pulau Pari antara pukul 06.00 – 7.00 wib setiap hari Senin sampai Jumat, dan bagi pengunjung Pulau Pari yang pulang pada hari Minggu dari Pulau Pari ke Kali Adem tersedia jadwal kapal tambahan pada siang hari pulul 11.00 wib.

Info tambahan : Sejak 8 Agustus 2015 semua kapal ojek di muara angke diberangkatkan dan kembali melalui pelabuhan Kali Adem.

Tarif Kapal Ojek ke Pulau Pari berkisar Rp.40.000,- sd Rp.55.000,- perorang sekali jalan atau anda dapat pergi ke Pulau Pari dengan Transportasi yang lebih nyaman melalui dermaga Kapal Marina Ancol menggunakan Kapal Luxury Speed Boat yang berangkat antara pukul 8.00 – 9.00 wib, dengan biaya Rp.250.000 – Rp.350.000 perorang sekali jalan ditambah tiket masuk ancol Rp.25.000 perorang.

(Liputan oleh : Dedy Arifudin/ Muhammad Fachri)

 

1 Comment

  1. Pingback: Senja di Pulau Pari - puteriputeri.com

Tinggalkan Balasan