Apa yang ada di benak kalian jika mendengar kata “pasar” ?  Coba Wisata Passer Baroe DKI Jakarta.

Pasti kalian akan membayangkan tempat yang becek dan kumuh, serta dipenuhi dengan pedagang bahan pangan di setiap sudutnya.

Eits… tapi jangan salah, berbeda dengan pasar yang satu ini. Yaitu pasar yang memiliki nilai sejarah bagi Kota Jakarta khususnya.

Passer Baroe atau kini disebut Pasar Baru adalah kawasan perdagangan yang berpusat di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Pusat perbelanjaan ini didirikan pada tahun 1820,dan merupakan pusat perbelanjaan tertua di Jakarta.

Di sisi kiri dan kanan Jalan Pasar Baru terdapat toko pakaian, toko tekstil dan tailor, toko alat olahraga dan sepatu, toko kacamata, dan toko perhiasan emas.

Gerbang Passer Baroe DKI Jakarta

Memasuki kawasan pasar baru bisa melalui pintu yang banyak orang kenal yaitu, masuk lewat metro. Hal ini dikarenakan satu sisi pintu masuk pasar baru berseberangan persis dengan Plaza Metro.

Bahkan kita bisa menyeberang melalui Plaza Metro untuk ke pasar baru. Ya, jembatan penyeberangan ini terhubung langsung dengan Plaza Metro.

Kawasan pasar baru yang terkenal dengan Wisata Passer Baroe menawarkan berbagai macam toko tekstil, sekaligus merupakan daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang datang ke Wisata Passer Baroe.

Selain deretan toko-toko yang bervariasi, mereka juga menawarkan berbagai promo atau diskon untuk para pembeli.

Selain deretan toko-toko tekstil, disana juga terdapat pedagang kaki lima yang menjual berbagai macam barang. Seperti tas, kacamata, alat make up, hingga sepatu pun lengkap tersedia disana. Kalian tak perlu khawatir untuk membelinya, karena dengan harga terjangkau dan yang pasti bisa di tawar kita dapat membawa pulang barang yang di inginkan.

Tetapi jika ingin berkunjung ke Passer Baroe sebaiknya di hari sabtu atau minggu, karena di hari libur pasar baru jauh lebih ramai daripada hari biasa. Dan biasanya lebih banyak pedagang kaki lima dan juga kuliner gerobak yang khas di pasar baru. Seperti somay, batagor, pecel, kue ape, dan kue pancong.
Jadi, berwisata itu tidak melulu harus ke mall, karena pasar pun memiliki keunikan sendiri untuk dijelajahi. Selamat berwisaa 🙂

(Liputan oleh : Harley Rizaldy Bakrie)

 

Tinggalkan Balasan