Halo pembaca puteriputeri.com, saya akan mengulas wisata ke Makam Mbah Noer, kemudian Curug Tangga /Cigendil Guci, Pemalang Jawa Tengah.


Pada liburan saya kali ini saya berkesempatan untuk berkunjung ke rumah sodara saya yang berada di daerah Guci, Pemalang Jawa Tengah saya pergi kesana dengan agenda pertama saya yaitu berangkat dari rumah menuju Guci, Pemalang jawa tengah dengan menggunakan kenadaraan pribadi maka dari itu perjalanan keluarga kami menuju Guci, Pemalang Jawa Tengah memakan waktu 1 hari dengan kendala seperti ban bocor, keseringan berhenti, dan masalah-masalah pada mesin mobil hingga akhirnya saya sampai di rumah sodara saya di Guci Pemalang Jawa Tengah dengan selamat.

Sesampainya disana saya dan keluarga sudah punya agenda untuk berkesempatan berjalan-jalan disana mumpung lagi di Guci Pemalang Jawa Tengah pertama saya melakukan perjalanan mengunjungi Makam Mbah Noer yang berada di kaki Gunung Slamet Jawa Tengah.

Selama perjalanan saya melihat begitu indah hamparan sawah yang lebar yang membuat semua keluarga saya terpukau dengan keindahan alam pagi hari di kawasan kaki gunung slamet di perjalanan saya dan keluarga menyempatkan berselfi-selfi dulu biar kekinian hehehe.

Sampai akhirnya saya sampai di tepat makam Mbah Noer disana udara dan suasananya sangat sejuk, tenang dan nyaman serasa hidup saya tidaka ada beban sama sekali .

Di sana juga ada sebuah rumah dimana ada keluarga di mana keluarga tersebut adalah cucu dari Mbah Noer yang bernama Gus Ikhya Lumuddin, maka saya tidak membuang kesempatan untuk berselfi dengan beliau.

Saya juga diberi air yang katanya jika kita meminum air tersebut Insya Allah apa yang kita hajatkan dan dapat menyembuhkan penyakit.

Air tersebut itu katanya di ambil dari sumur yang dimana sumur tersebut sudah berumur ratusan bahkan ribuan tahun.

Maka secara langsung, air tersebut sudah dibacakan doa-doa juga. Kalau mau dapatkan air itu kita tinggal berkunjung ke Makam Mbah Noer dengan membayar Rp.10.000,- kita mendapatkan air yang sungguh berkhasiat buat kita bawa buat oleh-oleh ke Jakarta.

Saran saya jika mau ke Makam Mbah Noer kita harus membawa orang dalam atau orang sana yang tahu betul tentang desa dan makam Mbah Noer agar tidak terjadi yang tidak-tidak dan menambah kenyaman kita berziarah dan berniat baik.

Karena hakekat berziarah kubur adalah:

1. Ingat Mati

2.Ingat Hidup sebelum mati.

3.Mendoakan semua ahlul kubur yang sudah di alam barzah.

4. Ingat selalu kepada Tuhan Yang Maha Esa dan hanya memohon meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Setelah saya dari makam Mbah Noer, keesokan harinya kami berkunjung ke tempat wisata Curug Tangga/cigendil sebenernya sih itu bukan tempat wisata melainkan surga yang terpencil yang dimana orang-orang masih belum mengetahui keberadaannya.

Kami melintas sebuah desa yang dekat dengan Gunug Slamet. Di mana desa tersebut sangatlah jauh dari perkotaan sangat pelosok perjalanan saya ketika sampai disana menuju tempat curugnya saja sangatlah menantang(ekstrem) kita harus melewati kuburan yang dimana itu kuburan para warga desa tersebut, namun saya menemukan keindahan kuburan tersebut dimana tempat pemakaman umum tersebut di tumbuhi oleh pohon yang indah.

Setelah saya melewati kuburan tersebut saya harus melewati jembatan dan pematang sawah yang dimana akses untuk jalannya sangat ekstrem dengan kondisi jalan yang sempit dan susah di deket curugnya itu perjalanannya sangat curam hanya jalan setapak di samping jalan itu aliran sungai dan jalannya itu curam kita mau turun menuju curugnya saja harus berhati-hati  karena kiri jalan saya itu jurang.

Kondisi disana juga sangatlah hening dan sepi karena posisi curugnya tersebut itu sangat terpelosok dan cukup susah ditemukan 🙂

Sampai di Curug Tangga/Cigendil pemandangan curug dan keindahan alam curug tangga sangatlah beautiful seakan kita gamau pergi dari tempat sini dan udara disana sangatlah segar airnya pun sangat segar buat berenang dan bermain-main intinya Curug Tangga sangat indah dan memukau karena kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk ke curug tangga untuk menikmati keindahannya kita hanya tinggal berkunjung saja ke daerah Guci Pemalang Jawa Tengah intinya menikmati keindahan itu tidak perlu bayar karena sudah disediakan oleh alam semseta indonesia kita ini jadi jangan sampai tidak berkunjung ya

salam dari kami buat para masyarakat curug tangga Guci Pemalang jawa tengah“is beautiful moment and the best view”.

(Liputan : oleh Fathur Rahman)

Tinggalkan Balasan