Hai para pembaca puteriputeri.com, ijinkan saya Cellin Wongkar meliput Cagar Alam Dua Sudara Taman Wisata Alam Batu Angus, Bitung, yang terletak di Propinsi Sulawesi Utara.

Cagar Alam Dua Sudara Taman Wisata Alam Batu Angus, Bitung ini tepatnya terletak di Kelurahan Kasawari, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung Sulawesi Utara.

Dari Kota Manado yang merupakan Ibu Kota Propinsi Sulawesi Utara, hanya menempuh kurang lebih 1 jam untuk menuju Bitung, atau 2 jam apabila terjadi macet, apabila baru pertama kali untuk pergi ke Bitung bisa melihat google maps.

Untuk menempuh perjalanan wisata ke Batu Angus, Bitung, kita harus memakai kendaraan sepeda motor karena jalur kendaraan mobil hanya sampai di depan pos masuk Cagar Alam Dua Sudara Taman Wisata Alam Batu Angus, Bitung.

Cagar Alam Dua Sudara Taman Wisata Alam Batu Angus, Bitung. ini masuk wilayah konservasi alam di bawah pengawasan BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Sulawesi Utara.

Jadi, mobil tak dapat masuk langsung mendekat ke lokasi spot Batu Angus ini.

Tapi apabila sobat ingin menempuh rute ke Batu Angus, Bitung dengan berjalan kaki, maka harus menempuh jarak sekitar  satu kilometer jauhnya dari pintu pos masuk Cagar Alam Batu Angus, Bitung ini.

Dalam perjalanan kira-kira satu kilometer itu kita akan melawati pemandangan gunung, bukit dan sekitarnya.

Bila sudah sampai di spot utama Cagar Alam Batu Angus, Bitung ini, seperti yang pembaca lihat di foto-foto yang saya abadikan ini, kita bisa menyaksikan keindahan alam berupa muara pantai yang jernih, di tengah hutan yang cukup lebat.

Bila Anda hobby fotografi, maka Anda bisa menemukan banyak spot foto yang menarik di tempat ini.

Juga untuk foto pre-wedding di tempat ini, maka dijamin gratis, sepi, dan Anda akan menemukan nuansa romantis bersama pasangan.

Saya mengunjungi tempat ini bersama kerabat dan rekan-rekan, kami sangat bahagia menikmati pemandangan alam di tempat cagar Alam yang terhitung masih perawan ini.

Mengapa dibilang masih perawan ?

Yah pembaca puteriputeri.com bisa bayangkan sendiri, letaknya saja di Bitung, yang berarti termasuk ujung utara Sulawesi Utara.

Sangat jauh dari kota besar macam Jakarta, dan kota-kota besar di Pulau Jawa, berarti jauh dari maraknya wisatawan yang datang kan ?

Kemudian mobil tidak bisa masuk mendekat ke lokasi Pantai Batu Angus ini, hanya bisa naik motor dan jalan kaki dengan trek jalur yang cukup sulit.

Maka semua faktor di atas seperti : jauh dari kota besar, mobil tak bisa masuk, dan jauh dari mana-mana, apalagi jika kita tempuh dengan berjalan kaki, menyebabkan spot wisata Cagar Alam batu Angus, Bitung ini terbilang masih perawan.

Di dekat spot lokasi pantai Batu Angus juga terdapat sebuah rumah atau warung apabila mau beristirahat, kita harus melewati jalan yang cukup sulit makanya dari itu harus berhati hati.

Kita juga akan melawati wilayah tepi pantai yang berpasir tapi pantai ini unik karena pinggirannya terhampar batu kerikil  hitam vulkanis.

Kita harus berhati hati ke tempat cagar alam Batu Angus, Bitung karena trek jalannya agak sulit.

Indahnya Muara Pantai di Cagar Alam Batu Angus, Bitung

Tetapi sesampai di cagar alam  ini terbayarkan semua lelah karena jauh perjalanan kita dengan air laut yang sangat jernih dan pemandangan yang sangat indah.

Pada sore hari, matahari terbenam di lokasi utama cagar Alam Batu Angus, Bitung ini sangat indah. temaram senja menimbulkan suasana ungu (purple) yang menawan.

Saya dan teman-teman juga tanpa rasa khawatir berada di Cagar Alam ini meski hingga senja hari, karena lokasi Cagar Alam ini relatif aman.

Ada petugas patroli dari Cagar Alam Dua Sudara Taman Wisata Alam Batu Angus, BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Sulawesi Utara, yang secara kontinyu menjaga keamanan lokasi Cagar Alam ini.

Tugas para petugas penjaga ini sangat mulia, yaitu melindungi aneka satwa liar, terutama burung-burung endemik di lokasi Cagar Alam Batu Angus, Bitung ini.

Kami mendengar dan melihat sendiri betapa aneka jenis burung-burung pemakan ikan dan serangga ini masih bebas berkeliaran di sekitar muara pantai di lokasi ini.

Burung-burung ini adalah satwa endemik atau asli Cagar Alam ini, karena itu kelestariannya harus dijaga.

Ada undang-undang serta hukuman berat jika ada yang berani menangkap burung-burung endemik di Cagar Alam ini, yakni Undang-undang Perlindungan Satwa, dan undang-undang cagar alam.

Menjelang malam hari, suasana makin  indah bukan?

Jadi bagaimana ? Apakah Anda tertarik ?

Sangat seru dan cukup menantang mental serta nyali kita apabila bersama keluarga, teman datang ke Cagar Alam Dua Sudara Taman Wisata Alam Batu Angus, Bitung, yang masih perawan ini.

Untuk itu kita tetap harus menjaga kebersihan dan selalu berhati-hati serta mengutamakan keselamatan untuk berjalan-wisata menuju ke  Cagar Alam Dua Sudara Taman Wisata Alam Batu Angus, Bitung ini.

(Liputan oleh : Cellin Wongkar)

 

Tinggalkan Balasan