Assalamu’alaikum pembaca puteriputeri.com semuanya, perkenalkan saya Verine Aprilla, saya merupakan alumnus dari SMK Negeri 27 Jakarta jurusan Usaha Perjalanan Wisata (UPW). Artikel saya ini tentang Batu Cave


Sebagai siswa di jurusan UPW, tentunya jalan–jalan merupakan hal yang sangat biasa bagi kami. Mulai dari pertama masuk sekolah hingga tahun terakhir kami bersekolah, suatu praktek tour merupakan hal yang wajar dilakukan untuk mendapatkan nilai guiding serta menambah ilmu pengetahuan tentang beberapa objek wisata.

Praktek tour terakhir menjelang kami siswa UPW lulus SMK, dilaksanakan oleh kami yaitu pada tanggal 3 – 6 Februari 2015 kami berkunjung ke Singapura dan Malaysia.

We were very excited karena tour itu merupakan overseas tour pertama kami atau puncak dari tour sebelum nya yang pernah kami jalani.

Pada tanggal 3 Februari 2015 pukul 2:30 dini hari saya menuju ke sekolah karena dijadikan meeting point bagi semua siswa, lalu pukul 4:00 kami pun bergegas untuk pergi ke Bandara Soekarno Hatta karena pesawat yang kami tumpangi yaitu Lion Air akan take off pada pukul 6:45. Lalu sekitar pukul 9:00 kami sampai di Changi Airport dan langsung menuju ke Universal Studio Singapore dan sore nya kami langsung menuju Malaysia menaiki bus yang menjemput kami dan tentunya kami pun harus menunggu antrean beberapa mobil yang juga ingin menuju Singapura melalui tempat imigrasi yang sama.

Sesampainya di Malaysia kami pun langsung beristirahat di hotel yang letak nya tak jauh dari Petronas Twin Tower yang merupakan icon dari negara Malaysia sendiri yaitu Chairn Hills Hotel.

Di hari kedua perjalanan tur, kami pun melakukan Kuala Lumpur City Tour, yang mana kami telah mengunjungi beberapa tempat, misalnya Stadium Bukit Jalil, Petronas Twin Tower, Dataran Merdeka dan yang terakhir yaitu Batu cave. Menurut saya Batu cave mempunyai cerita yang menarik untuk diceritakan, oleh karena itu mari menyimak cerita saya ini.

Batu Cave adalah bukit kapur, yang memiliki serangkaian gua dan kuil gua, terletak di distrik Gombak, 13 kilometer (8 mi) utara dari Kuala Lumpur, Malaysia. Ini mengambil nama dari Batu Sungai Batu Sungai atau, yang mengalir melewati bukit. Batu Cave juga merupakan nama desa terdekat. Bus yang kami tumpangi itu pun parkir cukup jauh dari pintu masuk Batu Cave.

Pas masuk kami pun disambut oleh para pedagang yang menjual dagangan nya. Dikarenakan ini merupakan Gua untuk ibadah penganut ajaran Agama Hindu, maka banyak ditemui masyarakat India disekitar Batu Cave.

Tidak ada tiket masuk untuk objek wisata ini, jika sanggup untuk menaiki anak tangga yang cukup banyak yaitu 272 anak tangga dan memasuki kuil didalam gua tersebut maka kita akan melihat keindahan yang luar biasa didalam gua tersebut. Jika tidak memasuki kuil didalam juga kita sebagai wisatawan masih dapat menikmati keindahan Batu cave dari bawah saja.

 

Foto di atas ini merupakan teman teman saya yang sedang asik menikmati halaman Batu Cave yang penuhi oleh burung burung dan ada juga teman saya yang sedang memberi makan burung burung tersebut.

Patung ‘Dewa Murugan’ setinggi 47,2 meter yang di jadikan icon dari objek wisata ini sering kali dijadikan tempat ber-selfie ria oleh para wisatawan begitupun kami sebagai remaja pastinya tidak ingin melewatkan moment untuk dapat ber photo ria bersama patung dari ‘Dewa Murugan’.

Pada hari ketiga tur kami, yaitu pada tanggal 6 Februari 2015. Kami pun diajak untuk mengunjungi Pusat pemerintahan Malaysia yaitu Putra Jaya dan juga mengunjungi kota yang dimana penuh dengan kisah masa lalu Malaysia, yaitu Melaka.

Selepas dari Melaka, kami langsung menuju ke arah Singapura lagi untuk melakukan Singapore City Tour sebagai hari terakhir kami esok di sana.

Yak, tiba lah saat dimana kami harus mengakhiri tur kami dengan mengunjungi Bugis St dimana kita dapat berbelanja dengan harga yang cukup murah di Singapura, dan sebelum kita menuju ke Bandara, maka kita langsung mengunjungi Icon dari negara Singapura sendiri yaitu Merlion Statue yang berada di Merlion Park.

Pada pukul 19:00, kami pun sudah berada di Changi Airport dan siap untuk kembali beraktivitas di Indonesia.  Itulah artikel yang berisi kenangan saya saat praktek tour dari SMKN 27 Jurusan UPW. Terimakasih kepada puteriputeri.com dan pembaca semua.

(Artikel oleh : Verine Aprilla)

Tinggalkan Balasan