Taman Mini Indonesia Indah adalah salah satu tempat wisata di daerah DKI Jakarta.

Taman Mini diresmikan pada tahun 1991, diresmikan penggunaannya oleh Ibu Tien suharto. Taman ini merupakan rangkuman kebudayaan bangsa Indonesia, yang mencakup berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat 34 provinsi Indonesia (pada tahun 1975) yang ditampilkan dalam anjungan daerah berarsitektur tradisional, serta menampilkan aneka busana, tarian dan tradisi daerah.

Pada tahun 1975 – 2000, Anjungan Daerah berisi miniatur kebudayaan dari 27 Provinsi di Indonesia. Sampai pada tahun 2002, saat Timor Timur lepas dari Indonesia, anjungannya berubah nama menjadi Museum Timor Timur.

Selain itu, seiring bertambahnya jumlah provinsi di Indonesia menjadi 34 provinsi, dibangun pula anjungan baru untuk Banten, Bangka Belitung, Papua Barat, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Gorontalo dan Kepulauan Riau. Meskipun anjungan-anjungan tersebut berukuran lebih kecil dibanding anjungan lain yang telah dibangun sebelumnya.

Disamping itu, di tengah-tengah TMII terdapat sebuah danau yang menggambarkan miniatur kepulauan Indonesia di tengahnya, kereta gantung, berbagai museum, dan Teater IMAX Keong Mas dan Teater Tanah Airku), berbagai sarana rekreasi ini menjadikan TMIII sebagai salah satu kawasan wisata terkemuka di ibu kota.

TMII memiliki logo yang pada intinya terdiri atas huruf TMII, Singkatan dari “Taman Mini Indonesia Indah”.

Sedangkan maskotnya berupa tokoh wayang Hanoman yang dinamakan NITRA (Anjani Putra).
Rencana pembangunan diawali dari pertemuan di rumah Soeharto, mantan presiden Indonesia, di Jalan Cendana Nomor 8, Jakarta, pada tanggal 13 Maret 1970. Dalam pertemuan tersebut, Siti Hartinah atau yang lebih dikenal dengan panggilan Ibu Tien yang merupakan istri mantan Presiden Soeharto mengusulkan akan dibangun sebuah lokasi yang memuat wisata budaya untuk membangkitkan kebanggaan rakyat Indonesia terhadap budaya nusantara.

Kemudian dimulailah proyek miniatur Indonesia ‘Indonesia Indah’ di bawah Yayasan Harapan Indah.
Masuk Taman Mini hanya bayar 15.000 perorang. Tetapi, didalam taman mini ada juga yang masuknya harus bayar lagi. Misalnya, Snowbay, Kereta gantung, Museum Keprajuritan Indonesia, dan aneka wahana lain.
TMII adalah kawasan wisata yang unik.

 

Apabila di tempat-tempat lain, Museum maupun Taman adalah sebuah obyek wisata yang berdiri sendiri, maka di TMII, 33 Anjungan Daerah sudah termasuk Propinsi hasil pemekaran yang juga berfungsi sebagai museum hidup bagi daerahnya, 15 museum dari berbagai aspek, serta 10 taman, yang juga berfungsi sebagai konservasi ex-situ berada dalam satu komplek di satu lokasi. Jumlah inipun masih mungkin akan terus bertambah dari waktu ke waktu.

Taman Budaya Tionghoa

Taman Budaya Tionghoa sudah mulai pembangunannya sejak empat tahun yang lalu masih terus menghias diri, dengan pintu gerbang yang berasala dari Cina sudah dapat disaksikan. Kehadian Taman Budaya Tiongoa ini dimasa datang dapat diikuti oleh Taman Budaya bangsa-bangsa lain yang ikut membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Taman Budaya Tionghoa, TMII

Miniatur Candi Borobudur

Keindahan Candi Borobudur bisa dinikmati bila saja kita mengetahui spot titik pemandangan yang indah waktu kita memandangnya, apalagi bila kita mengetahui pesan-pesan cerita yang terdapat di setiap relief dinding Candi Borobudur tersebut, seperti pada saat saya mengunjungi tempat wisata miniatur Candi Borobudur di TMII.

Di depan Miniatur Candi Borobudur

Namun, di lokasi Candi Borobudur Mini ini kita hanya dapat melihat beberapa replika bentuk bangunan candi secara menyeluruh, tidak sejelas dengan Candi Borobudur secara aslinya yang ada di Magelang. Secara garis besar bentuk bangunan Candi Borobudur Mini ini dapat memberikan informasi bahwa bangsa Indonesia memiliki tempat wisata candi yang begitu indah dan megah yang berada di daerah Jawa Tengah.

Keberadaan replika Candi Borobudur Mini di anjungan Jawa Tengah TMII, merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memberikan sebuah gambaran melalaui obyek wisata di Taman Mini Indonesia Indah menjadi sebuah tempat wisata budaya seluruh daerah yang ada di Indonesia.

(Liputan oleh : Titin Haryani/ Sastia Purnama/ Rizki Roza Shafaruddin)

Tinggalkan Balasan