Temen- temen pasti udah pada tau apa itu Takoyaki….HmmTakoyaki yang Lezat dan Cara Membuat Takoyaki Sederhana berikut ini :

Takoyaki adalah makanan khas asal daerah Kansai, Jepang. Takoyaki berbentuk bola-bola kecil dengan diameter 3-5 cm (kenapa ukurannya segitu? jawabannya adalah karena besar alat untuk masaknya segitu jadi jadinya ukurannya segitu), yang dibuat dari adonan tepung terigu dan kemudian diisi dengan potongan gurita di dalamnya.

Kalau di Indonesia kita bisa menemukan Takoyaki pada saat ada event event yang berhubungan dengan Jepang, seperti pada saat Ennichisai dan juga di restorant restoran yang bertemakan negri sakura / Jepang. Harga Takoyaki di Indonesia biasanya berkisar antara Rp.10 ribu-Rp.20ribu untuk 5 hingga 6 butir Takoyaki.

Temen temen ada yang sudah tau sejarahnya Takoyaki?
Sejarahnya dimulai sejak zaman Taishō (salah satu nama zaman pemerintahan Kaisar Jepang sewaktu Kaisar Taishō (Yoshihito) memerintah Jepang, zaman ini berlangsung sesudah zaman Meiji dan sebelum zaman Shōwa, lebih tepatnya sejak 30 Juli 1912–25 Desember 1926).

Pada saat itu kita baru bisa menemukan makanan yang namanya Choboyaki, Choboyaki adalah makanan yang dibuat dengan tepung terigu lalu diisi dengan konnyaku yang merupakan awal dari Takoyaki. Konnyaku adalah tumbuhan tahunan yang tumbuh dari umbi besar yang berdiameter 25 cm. Umbi ini adalah modifikasi dari sebuah batang. Daunnya berukuran 1,3 m dari pangkal, bentuknya menyirip, dan dibagi menjadi beberapa bentuk yang lebar (kalo temen temen suka nonton Doraemon pasti tau bentuk dari Konnyaku, ada salah satu alat yang make Konnyaku, alat tersebut adalah Konnyaku penterjemah 🙂

Setelah itu Choboyaki berevolusi menjadi Rajioyaki. Rajioyaki adalah evolusi dari Choboyaki yang dibuat dengan isi urat sapi atau bahan bahan lainnya, hmm kaya bakso kalo gitu 🙂

Makanan ini dinamakan Rajioyaki karena bentuknya mirip dengan tombol yang ada di radio pada saat itu. Pada tahun 1933, ada sebuah kios yang bernama Aizuya menjual Nikuyaki.

Nikuyaki merupakan evolusi dari Rajioyaki, bedanya dengan Rajioyaki ada pada isinya, kalau isinya Rajioyaki itu urat sapi sedangkan Nikuyaki isi/campurannya adalah daging sapi. Pada tahun 1935, Aizuya kembali membuat trobosan baru. Dengan mengambil ide dari Akashiyaki, Aizuya mulai memasukan gurita dan juga telur ke dalam Rajioyaki dan menyebut nama makanan itu dengan nama……………………. Takoyaki!!

Jadi Takoyaki pertamakali ada sejak tahun 1935. Akashiyaki adalah nama makanan yang berasal dari kota Akashi di Prefektur Hyogo, Jepang.

Akashiyaki dibuat dari adonan telur, tepung terigu, dashi dan juga berisi potongan gurita, cara makannya adalah sebelum memakan Akashiyaki, kita celupkan terlebih dahulu Akhashiyaki tersebut kedalam dashi setelah itu baru kita makan.

Sejak tahun 1965 banyak kios kios yang menjual Takoyaki di Jepang, kemudian pada tahun 1990 Jepang mengalami demam takoyaki. Demam takoyaki ini terjadi karena muncul kios takoyaki yang Kyōtako di daerah Shibuya. Pada tahun 2000 sudah banyak toko toko dan kios kios yang sukses menjual takoyaki, salah satunya adalah kios bernama Gindako yang berasal dari kawasan pasar Tsukiji, Tokyo.

image2-6
Kios Takoyaki di Jakarta

Kalau di Jepang Takoyaki 1 porsinya isinya bisa isi 5, 6, 8, hingga 10 butir Takoyaki dan juga biasanya harga 1 porsinya 200-550 yen.

Kalau di Indonesia biasanya 1 porsinya isinya 5 sampai 6 butir Takoyaki dengan harga Rp.10 ribu hingga Rp. 20 ribu per porsinya.

Di Jepang kita akan mudah menemukan kios kios Takoyaki pada saat matsuri seperti acara tahun baru dan event event lainnya. Biasanya takoyaki dimakan menggunakan tusuk gigi, akan tetapi kalau di Tokyo takoyaki dimakan menggunakan sumpit yang sekali pakai. Takoyaki merupakan jajanan populer yang dijual kios pasar kaget/yatai, pada saat hatsumode/kunjungan pertama ke kuil di awal tahun baru dan berbagai matsuri.

Takoyaki juga bisa sering kita temukan di toko makanan ringan tradisional/dagashiya yang merupakan tempat jajan anak sekolah, harga yang dijual disini biasanya lebih murah dari kios kios takoyaki biasanya.

Di Osaka, Takoyaki merupakan makanan kebanggaan yang sering dijadikan lauk untuk makan nasi putih, dan juga di sana wajan Takoyaki merupakan salah satu perabot rumah tangga yang harus dihadiahkan orangtua kepada anak perempuan yang menjadi pengantin.

image3-2
Wajan takoyaki biasanya terbuat dari besi cor supaya takoyaki yang digoreng tidak mudah gosong. Penjual Takoyaki biasanya menggunakan wajan yang terbuat dari bahan perunggu. Harga alat pembuat takoyaki memang terbilang mahal, akan tetapi ada panci yang bentuknya sama dengan panci pembuat takoyaki.

Alat itu biasa digunakan untuk jajanan anak anak SD, yang makanannya itu telur tapi bentuknya kecil kecil, namanya lupa tapi bentuk pancinya mirip hahahaha. Dulu pernah beli, harga pancinya itu Rp. 15 ribu.

image4-3
Kali ini kami akan memberikan resep cara membuat Takoyaki sederhana, berikut adalah caranya:

Bahan yang kita butuhkan adalah:

-Tepung tako secukupnya (kalo ga ada bisa diganti dengan terigu dan juga baking powder)
– 1/2 butir telur (disesuaikan dengan banyaknya terigu yang kita gunakan)
– air banyaknya disesuaikan dengan tepung yang digunakan
– garam dan lada
– sayuran seperti kol,tomat atau sayuran lainnya jika diinginkan
– cumi secukupnya
– minyak
– mayonaise
– nori
– katsuobushi
– daun bawang

Cara membuatnya adalah:
Campurkan tepung tako kemudian telur, air, garam dan lada, dan bahan utamanya yaitu gurita.
Panaskan panci takoyaki kemudian olesi dengan minyak agar takoyakinya matang dan tidak menempel di pancinya.
Setelah itu tuangan adonan kedalam panci, jangan lupa Takoyaki-nya harus dibolak-balik agar matangnya merata dan bentuknya menjadi bulat.

Setelah matang, indahkan takoyaki keatas piring.
Tuangkan saos, mayonese, nori dan juga katsuobushi diatas takoyaki tadi dan akhirnya takoyaki pun siap untuk disajikan.

takoyaki-2
Ada beberapa jenis Takoyaki.

Ada Takoyaki polos, ada Takoyaki dengan saos (Permukaan dioles dengan saus ditambah mayones, nori dan katsuobushi(makanan awetan berbahan baku ikan cakalang atau bisa disebut juga dengan katsuo), ada takoyaki dengan kecap asin (Permukaan takoyakinya dioles dengan kecap asin ) dan ada juga Akashiyaki (makanan ini dibuat dari tepung terigu yang diencerkan dengan banyak telur ayam dan juga dashi lalu dihidangkan berjajar di atas piring dan kemudian dimakan dengan mencelupkannya ke dalam sup berbahan dasar dashi).

 

(Liputan oleh : Veronica Juliani, Armetha Octaviany, Rezky Pratama, Vedhal Akbar)

 

Tinggalkan Balasan