Tak ‘kan kulupakan Sunda Kelapa. Para nelayan biasa melabuhkan kapalnya disini saat senja mulai datang dan hari mulai gelap…

Ya tempat ini bernama Pelabuhan Sunda Kelapa, tepatnya di Penjaringan, Jakarta Utara.

Dahulu, tempat ini digunakan oleh penjajah Belanda untuk mengirim muatan yang dikirim ke luar pulau bahkan luar negeri, sampai saat ini pun fungsinya tetap sama.

Kini Pelabuhan yang dulunya bernama Kalapa ini bukan hanya tempat bersinggah para nelayan saja.

sundakelapa-4

Tetapi sekarang sudah banyak wisatawan yang datang ke tempat ini hanya untuk sekedar mengambil gambar objek-objek yang ada disekitarnya, bukan hanya wisatawan local saja melainkan banyak wisatawan domestik yang datang kesini untuk membayar rasa penasaran nya terhadap tempat yang satu ini.

Untuk sampai ke kawasan Sunda Kelapa ini,  kita melewati Kawasan Kota Tua terlebih dahulu, setelah itu kita lihat petunjuk jalan yang ada atau kita bisa menanyakan ke warga sekitar agar tidak tersesat saat menuju kesana.

sundakelapa-1

Tempat ini menawarkan view yang sungguh cantik untuk memotret, salah satunya yang dapat kita ambil gambarnya ialah deretan kapal pinisi yang berbaris rapih dipinggir perairan, kita bisa berjalan dari pintu gerbang utama sampai ke pojok sana. Jadi kita tak usah khawatir lelah, karena di sepanjang jalan kita bisa melihat pemandangan yang sedap dilihat mata, sungguh tak ‘kan kulupakan Sunda Kelapa.

Di sepanjang jalan bisa kita temui deretan mobil-mobil besar yang sedang memindahkan barang ke kapal-kapal yang akan berlayar nantinya.

sundakelapa-5

Lalu lalang mobil truck bermuatan barang silih berganti saling bergantian melewati jalan di dermaga itu.

sundakelapa-2

Tapi saya sarankan kepada teman-teman, jika hendak pergi kesana ada baiknya pada waktu sore hari, dikarenakan terik matahari tidak terlalu menyengat dan juga suasananya sangat cocok untuk kalian yang ingin melepaskan kejenuhan yang seharian membebani anda. Hanya bayar tiga ribu rupiah (parkir), kita sudah bisa merasakan suasana yang ada di sekitarnya.

Sungguh tak ‘kan kulupakan Sunda Kelapa.

(Liputan oleh :  Aditya Rizky)

Tinggalkan Balasan