Hai para pembaca puteriputeri.com yang saya hormati, perkenalkan saya Martua Aritonang, akan mengisahkan perjalanan saya dari rumah saya yang berada di Pasar Minggu, Jakarta Selatan  menuju ke daerah Jakarta Kota. Perjalanan ini saya bingkai dalam tema street photography, atau tema fotografi jalanan, sebagai pengasah inderawi manusiawi diri.

Di perjalanan saya menjumpai ada penjual air keliling yang saya temui di sekitar pemukiman di daerah Kalibata, di mana penjual air keliling ini sudah sangat jarang kita temui bahkan hampir tidak ada.

Di situ saya melihat masih ada orang yang berusaha menjual air bersih untuk kebutuhan harian orang orang di sekitarnya.

street-fotografi-martua-2

Lalu saya melanjutkan perjalanan saya menggunakan kereta menuju Stasiun Kota.
Saya berjalan menuju Kota Tua di sana ada momen yang sangat mencuri perhatian saya.

Saya melihat ada sekumpulan remaja yang sedang saling becanda dengan riang gembira, menjahili temannya dengan memasukan temannya ke dalam selubung karung, di situ saya melihat kebahagiaan mereka dan temanya pun tampak gembira tidak ada rasa kesal ketika teman-teman yang lain menjahilinya, tawa lepas dan bahagia sangat terasa di tengah-tengah mereka.

street-fotografi-martua-1

Lalu saya berjalan kembali, mengitari Kota Tua.

Di sana saya melihat ada dua orang yang sedang memotret sebuah sesi foto pre wedding, di situ saya langsung tertarik dan mengabadikannya, sangat menarik karena bagi saya merekalah dua tokoh di balik gambar photo yang sedang mereka ambil.

street-fotografi-martua-3

Lalu saya memutuskan untuk berjalan lagi menuju ke dalam ke tempat pemukiman.

Ketika itu saya berjalan ada seorang pemulung yang sedang memungut gelas plastik di situ saya kembali tertarik, saya kembali mengabadikannya dan ketika saya menuju jalan pulang,

street-fotografi-martua-4Dalam kereta KRL Commuter Line, saya menemukan sebuah momen di mana ada seorang ibu yang memangku anaknya yang sedang tertidur, lalu saya kembali tertarik dan saya kembali mengabadikannya dengan memphoto, saya sangat senang dapat mengabadikan momen tersebut.

street-fotografi-martua-5

Terus terang, momen ini sangat mewakili dari sejumlah perasaan dari seorang yang rindu akan sosok ibu, yang merasa bersalah kepada ibu, melihat perjuangan ibu,kasih sayang ibu, dan lain sebagainya.

Nah itulah hasil dari perjalanan saya yang beberapa momen berhasil saya abadikan.

Terimakasih telah menyimak perjalanan saya. Juga saya ucapkan terimakasih kepada puteriputeri.com yang telah menayangkan karya fotografi saya 🙂

(Liputan Street Photography oleh : Martua Halasan Aritonang)

Tinggalkan Balasan