Sahabat puteriputeri.com, baru-baru ini saya mengunjungi Daerah Bangli, Bali, tepatnya di Desa Antugan, Kecamatan Tembuku.Tempat wisata ini bernama Anjungan Anjungan Lembah Tukad Melangit yang berada di salah satu rumah warga di daerah ini.

Tempat ini kini sedang ramai-ramainya dibicarakan oleh para pencinta wisata baru di Bali.

Anjungan ini berada di Lembah Tukad Melangit yang masih asri. Anjungan Lembah Tukad Melangit  ini banyak dicari-cari karena pemandangan yang ditampilkan begitu asri dengan latar belakang pepohonan lembah yang masih hijau, sehingga menjadi menarik untuk latar belakang kita waktu berfoto sendiri maupun bersama pasangan.

anjungan-2

Anjungan Lembah Tukad Melangit ini menampilkan sensasi tersendiri pada saat kita berada diatasnya. Kita seperti melayang di atas lembah karena Anjungan ini terbuat dari bambu dengan kapasitas maksimal posko 10 orang dan untuk Anjungan 5 orang tempat untuk berfoto.

Mencari tempat ini tidak begitu sulit, dari kota Bangli menuju ke arah Kecamatan Tembuku, yang tembus di Rendang Karangasem. Tiba di perempatan Jehem, kita ke utara lurus sejauh 3 kilo meter. Nanti di sebelah kiri jalan berdiri anak-anak atau kini ada penunjuk jalan yang akan menunjukkan ke lokasi Anjungan tersebut.

Kemudian masuk jalan tanah sejauh 50 meter menuju ke rumah warga. Rumah warga tersebut di jadikan tempat parkir untuk kendaraan roda 2 dan untuk kendaraan roda 4 diharapkan parkir di pinggir jalan.

Kekurangan tempat wisata Anjungan ini hanya ada satu, sementara pengunjung yang datang ke tempat ini banyak. Sehingga kita harus bersabar apabila banyak orang yang datang ke Anjungan ini.

Ketidak sabaran para pengunjung yang membeludak menyebabkan mereka kadang naik seenaknya tidak menghiraukan peraturan yang ada, sehingga Anjungan dan posko tersebut bergerak-gerak seolah-olah ingin rubuh.

anjungan-3

Tapi jangan khawatir, kini sudah ada penjaga yang mengatur di Anjungan Lembah Tukad Melangittersebut.

Untuk biasa berfoto di Anjungan tersebut, kita dimintai sumbangan sebesar Rp 5000,- per orang dan untuk tempat parkirnya di gratiskan. Tempat ini di buka setiap hari mulai dari jam 08.00 WITA-17.00 WITA.

Sebaiknya anda yang ingin datang ke tempat ini tidak datang pada saat hari libur karena, pada hari libur pengunjung yang datang begitu membeludak. Sekian perjalanan singkat saya mengunjungi Anjungan di Banjar Antugan, Desa Jehem ini. Apabila kalian tidak puas dengan hanya mengunjungi Anjungan Lembah Tukad Melangit ini saja, kita bisa pergi ke Desa Budaya Penglipuran dan Air Terjun Tukad Cepung yang letaknya berdekatan dengan Anjungan Lembah Tukad Melangit ini.

(Oleh : Dewa Ayu Monika Dewi)

Tinggalkan Balasan