Sepatu Espadrille ada dua jenis, yang memang benar-benar murni memakai espadrille (sol anyaman rami yang dipadatkan) di sol bawah sepatu, kemudian baru dijahit pada sol dasar karert, atau espadrille yang hanya berupa tempelan espadrille yang hanya ditempel di tepi/pinggir sol karet.

Espadrille atau alpargatas adalah alas kaki yang santai, dengan telapak datar, tapi kadang-kadang memiliki model sepatu hak tinggi yang berasal dari kawasan Mediterania.
Jenis alas kaki Espadrille kini mencakup : Sepatu Espadrille, Sandal Espadrille dan Wedges Espadrille.
Espadrille biasanya terbuat dari bahan kanvas atau kain katun yang fleksibel, yang dipadukan dengan ciri khas lilitan tali rami/tali goni pada alas kakinya.
Lilitan Tali goni atau lilitan tali rami adalah ciri khas dari espadrille. Di Quebec, espadrille adalah istilah untuk sepatu lari atau sepatu.
Pembuatan espadrille yang asli secara tradisional adalah secara hand made. Jadi sol espadrille yangberupa lilitan rami yang berpilin itu kemudian dipadatkan atau di-pres, kemudian dijahitkan sebagai alas sepatu.
Espadrille kuno tidak memakai sol karet dibawahnya, namun kini sol alas karet ditambahkan di bawah pilinan rami untuk keamanan  berjalan dan kenyamanan.
Hanya saja lebih banyak beredar espadrille yang tiruan, hanya menempelkan saja lapisan kecil rami di pinggir keliling sol sepatu karet.
Espadrille adalah istilah Perancis dan berasal dari kata dalam bahasa Occitan, yang berasal dari kata Catalan atau alpargata di Spanyol. Catalan berarti jenis sepatu dibuat dengan espart, nama Catalan untuk esparto, yakni sejenis rumput Mediterania yang digunakan dalam pembuatan tali.
Espadrille tertua, telah dipakai manusia sejak  4.000 tahun yang lalu. Espadrille tradisional terbuat dari bahan kanvas atas yang dipotong dalam keadaan utuh.
Seringkali Espadrille memiliki tali di bagian atas leher sepatu yang melilit pergelangan kaki untuk menahan sepatu aman di tempatnya. Espadrille tradisional  juga dikenakan oleh pria dan wanita.
Espadrille modern, kini diciptakan terutama untuk wanita, meskipun ada beberapa sepatu pria yang dibuat dalam gaya Espadrille.
Telapak espadrille bisa datar, platform, atau berbentuk hak yang terbuat dari anyaman serat goni alami. Bagian atas sepatu dapat dibuat dari hampir semua bahan, tiak hanya kanvas, tapi kulit dan semua bahan, dan mungkin memiliki model terbuka atau tertutup, dan dapat slip-on, atau diikat ke pergelangan kaki dengan tali. Ribuan jenis espadrille kini dapat ditemukan, dari merek murah murah hingga merek-merek desainer  terkenal.
berbagai macam sepatu Espadrille
Ciri khas sepatu atau sandal Espadrille adalah memiliki ‘esparto’ atau anyaman tali rami atau tali goni di alasnya.
Espadrilles menjadi mode di Amerika Serikat pada tahun 1940-an. Karakter Lauren Bacall dalam  film Key Largo tahun 1948, mengenakan espadrille bertali pada pergelangan kaki.
Sepatu wedges Espadrille
Wedge espadrille  pertama kali dipopulerkan oleh perancang busana Prancis Yves Saint Laurent pada era tahun 1970.
Gaya espadrille dihidupkan kembali di Amerika Serikat pada tahun 1980-an, karena keberhasilan film Miami Vice dengan sepatu gaya Espadrille yang dikenakan oleh karakter Sonny Crockett (diperankan oleh Don Johnson). Pada 2015 di toko sepatu mewah di New York City, sepasang espadrille bisa hampir senilai $ 800.
Kenesnya Espadrille
Kenesnya Espadrille
Telapak espadrille sekarang umumnya dibuat dengan tali goni atau anyaman tali rami, yang disukai karena ramah lingkungan dan kesan yang alami. Warna putih alami cerah goni adalah fitur desain utama dari espadrille modern.
Sol goni pada alas sepatu Espadrille biasanya mencakup sepenuhnya atau sebagian alas telapak sepatu Espadrille. Sol sepatu dari jalinan kepang goni berpilin adalah ciri khas Espadrille.
(imung)

Tinggalkan Balasan