Para pembaca puteriputeri.com, ijinkan saya membagi pengalaman saya berkunjung ke Pulau Pari. Mendengar namanya saya sempat bertanya-tanya apakah bentuk pulaunya seperti Ikan Pari atau bagaimana ?

Muncul rasa penasaran seperti itu. Itu pertama kalinya saya ke sebuah pulau.

Tahukah Anda apa itu Pulau Pari ?

Pulau Pari adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang terletak di Jakarta Utara. Pulau Pari memiliki keindahan alam, berpasir putih, dan berair bening kehijauan. Saya berangkat bersama 12 teman saya. Kami bertemu di depan RS.UKI untuk pergi bersama ke dermaga Muara Angke.

Pukul 05.00 WIB semua berkumpul dan akan berangkat, akan tetapi salah satu teman saya ada yang belum datang. Sehingga kami dibagi menjadi II kloter untuk pergi, karena takut terjebak macet. Kloter I sudah berangkat dengan taxi menuju dermaga Muara Angke. Namun saya dan teman saya yang lain masih menunggu teman saya yang terlambat. Kami berangkat dengan menggunakan taxi, akan tetapi benar dugaan kami. Kami terjebak macet dan kapal yang akan kami naiki ke Pulau Pari akan segera berangkat.

Di tengah perjalanan kami pun memutuskan untuk berjalan menuju Muara Angke. Kami berjalan sekitar 1 km, tak kami duga pengalaman berjalan menuju ke Pulau Pari sangatlah sulit. Ada beberapa medan perjalanan seperti keadaan becek (keadaan pasar). Akhirnya kami memutuskan untuk naik delman.

Setelah Kloter I sampai terlebih dahulu dengan menggunakan delman, Kloter I pun menunggu Kloter 2 dengan tujuan berangkat bersama dan tidak saling cari-mencari. Tidak kami duga….ternyata perjalanan menuju kapal terbayar dengan penuhnya kapal yang berisi akan para penumpang yang menuju tempat yang sama. Akhirnya dengan tidak dapatnya tempat duduk, kami pun duduk di bagian atas kapal….dan….rasa panas tidak terbayang (bayangkan pukul 09.00 ditengah laut dan dibagian atas kapal).

pulau-pari-4

Perjalanan dari Muara Angke ditempuh sekitar 3-4 jam. Untuk sampai di dermaga Pulau Pari, kami harus melewati (meloncati) kapal demi kapal lain untuk mencapai tepi/bibir pantai. Setelah sampai dan menginjakan kaki di Pulau Pari semua perjalanan ku terbayarkan, keindahan dan kebesaran Allah yang sangat Agung terdapat di Pulau Pari.

pulau-pari-3

Di pulau tersebut kami sudah ditunggu oleh tour guide yang kami sewa untuk menunjukkan tempat penginapan. Setelah sampai di tempat penginapan, saya dan teman-teman saya diberi welcome drink sebelum makan siang. Setelah itu saya dan teman-teman saya berencana untuk main banana boat sebelum melakukan snorkeling. Snorkeling adalah kegiatan berenang/menyelam melihat keindahan bawah laut. Hal itu merupakan salah satu jadwal yang sudah diatur oleh tour guide kami.

pulau-pari

Banana boat adalah permainan air yang cukup mendebarkan bagi saya, karena saya tidak bisa berenang tetapi saya tetap mencobanya. Di tengah laut yang luas kami semua dijatuhkan dari banana boat tersebut dan ternyata beberapa teman saya juga tidak bisa berenang. Petugas menyelamatkan kami untuk ke pinggir setelah dua kali dijatuhkan ke air. Rasanya itu seperti tidak bisa bernapas dan banyak meminum air tapi hal tersebut menyenangkan bagi kami :-)\

 

pulau-pari-5

Setelah bermain banana boat kami semua menuju ke tempat untuk melakukan snorkling. Snorkling yang kami lakukan berlangsung cukup lama karena keseruan menyaksikan benda-benda di bawah laut yang begitu menakjubkan dan mengesankan. Namun permainan snorkling harus tetap berakhir karena ombak di lautan semakin meninggi.

pulau-pari-6

Menjelang sore waktunya untuk melihat sunset. Untuk melihatnya kami semua harus bersepeda karena letaknya yang cukup jauh. Ternyata banyak juga pengunjung yang antusias untuk melihat sunset. Malamnya setelah kami mandi dan beristirahat, kami diajak oleh tour guide kami untuk memulai acara barbeque. Melihat hamparan awan di langit dan bintang-bintang sambil menyantap sajian barbeque sungguh sangat menyenangkan. Angin pantai dan iringan suara musik membuat kami semakin bergembira menikmati makanan sambil bersenda gurau. Waktu semakin malam, saya dan seorang teman saya pulang terlebih dahulu ke tempat penginapan.

pulau-pari-2

Esok paginya teman saya membangunkan kami untuk melihat sunrise karena tour guide kami sudah datang menjemput. Namun hanya beberapa yang pergi, karena saya termasuk orang yang sulit terbangun kala itu. Melewatkan sunrice sangat saya sesalkan. Setelah sarapan kami diajak mengunjungi Pantai Pasir Perawan. Sungguh sangat indah pantai itu, airnya jernih dan begitu mempesona. Saya dan teman-teman antusias bermain di sana hingga ke tengah laut. Pengunjung juga dapat bermain voli/sepak bola di sana karena terdapat area bermain.

pulau-pari-6

Terik matahari semakin memanas, tak terasa waktu telah menunjukkan jadwal kapal akan diberangkatkan untuk kembali ke dermaga Muara Angke. Kami harus bersiap untuk pulang dan kembali ke rumah. Kebersamaan adalah sesuatu yang berharga bagi saya, kini teman-teman saya sebagian sudah habis masa baktinya sehingga tidak dapat bertemu lagi di kantor kami. Kala itu saya masih menjadi anak baru di kantor tempat saya bekerja, kini saya menjadi salah seorang yang cukup lama di tempat saya bekerja sekarang ini. Pengalaman itu mungkin akan sangat sulit saya temui lagi dengan mereka karena kesibukan masing-masing.

Itulah cerita saya semoga dapat memberikan kesan  🙂 🙂
Terimakasih….

(Liputan oleh : Elok Latipah)

Tinggalkan Balasan