Selamat datang, untuk semua orang yang membaca web puteriputeri.com, di sini kami akan menceritakan perjalanan kami yakni : Eugenia Gracia Angel, Nurul Siti Nurjanah dan Ade Novit Sakinah, menuju Curug Leawi Asih.

Pada tanggal 23 Oktober 2016, tepatnya pukul 08.00 WIB pagi, Kami berkumpul di Halte Asmi.

Setelah semuanya kumpul, kami langsung berangkat menuju Curug Leawi Asih, kami berangkat dengan menggunakan motor.

Kami lewat jalan Cawang, lalu ambil arah Kramat Jati dan lurus terus menuju Bogor.

Di sepanjang jalan Cileungsi kami kejebak macet, dan akhirnya kami memutuskan untuk beristirahat sebentar di Rest area/Pom bensin untuk buang air kecil dan mengisi bensin.

Setelah 15 menit beristirahat kami melanjutkan perjalanan lagi menuju Curug tersebut. Sekitar pukul 10.00WIB kami sudah sampai di bogor tetapi belum sampai di tempat tujuan.

Kami memutuskan untuk makan sebentar di warung bakso karena perjalanan yang akan kami tempuh masih jauh. Setelah makan kami melanjutkan perjalanan.

Kami sangat takut karena jalan di sekitar Bogor sedang diperbaiki dan jalan tersebut penuh dengan bebatuan dan licin. Setelah melewati rintangan jalan, akhirnya kami sampai di Curug Leawi Asih pada pukul 11.00 WIB.

Setelah sampai disana kami langsung membeli tiket seharga sepuluh ribu rupiah/orang dan tiket parkir motor lima ribu rupiah/motor.

Setelah membeli tiket kami belum bisa menikmati keindahan Curug Leawi Asih karena kami harus turun kebawah dan melewati jalan yang berbelok-belok dan licin.

Setelah kami sampai bawah , kami mencari saung yang kosong untuk menaruh barang-barang yang kami bawa.

curug-asih-1

Kami membayar sepuluh ribu rupiah untuk biaya kebersihan saung.

Setelah mendapatkan saung kami sempat binggung, untuk berenang/tidak karena salah satu dari teman kami tidak membawa celana pendek.

curug-asih-2

Akhirnya kami memutuskan untuk tidak berenang tetapi hanya menyeburkan kaki saja.

Kami juga berfoto sambil menikmati keindahan Curug tersebut.

curug-asih-3

Waktu kami lagi seru-serunya berfoto hujan pun tiba, akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke saung.

Kami pun lapar sehingga kami memakan makanan yang kami bawa dari rumah.

Sebenarnya kami ingin main hujan tapi sayangnya kami tidak membawa baju ganti. Hujan yang cukup deras membuat kami tidak bisa main air lagi.

curug-asih-4

Cuaca disana sangat dingin membuat kami ingin minum yang hangat-hangat, dan akhirnya kami memesan teh hangat.

Setelah hujan sudah cukup reda kami memutuskan untuk mewawancarai bapak yang menjaga Curug tersebut.

Setelah mewawancarai , kami menunggu hujan benar-benar reda karena kami ingin pulang. Hujan pun tak kunjung reda, akhirnya kami memutuskan pulang dengan menggunakan jas hujan sekitar pukul 15.00 WIB.

Sebelum menuju jalan pulang kami berdoa terlebih dahulu agar selamat sampai tujuan. Jalan yang kami lalui cukup terjal, karena banyak batu-batu besar dan juga licin karena hujan.

Kami memutuskan untuk melewati Cileungsi agar tidak macet.

Kami sudah melewati Cileungsi tetapi kami tetap saja kejebak macet di sekitar Taman Buah Mekarsari. Akhirnya kami pun mencari jalan tikus untuk menghindari macet sampai ketemu pom bensin.

Setelah mengisi bensin dan ke toilet, kami memutuskan untuk makan di warung nasi depan pom bensin.

Setelah 15 menit makan , kami melanjutkan perjalanan. Kami terus menerus kejebak macet karena itu hari libur yaitu hari minggu. Untungnya kami menggunakan motor jadi kami bisa nyelip-nyelip.

Setelah melakukan perjalanan yang cukup lama, akhirnya kami sampai pada pukul 20.00 WIB.

Selamat membaca, terima kasih.

(Liputan oleh : Eugenia Gracia Angela/ Nurul Siti Nurjanah/Ade Novit Sakinah)

Tinggalkan Balasan