Dalam rangka Pekan Desember TMII, Koordinator Museum dan Hubungan Kelembagaan dan Museum Pusaka Taman Mini Indonesia Indah dengan bangga mempersembahkan Pameran yang bertemakan “Keris : The History Maker, Pameran keris Singosari, Puppetcraft, Trail, Jamas Pusaka dan Warangka” pada 17 Desember 2016- 31 Desember 2016.

Pameran keris dalam Singosari Keris Exhibition keris-keris yang akan dipamerkan adalah asli dari masa kerajaan Singosari atau Singhasari.

keris

Tanggal : 17 – 31 Desember 2016
Tempat : Museum Pusaka TMII, Jakarta

keris-2
Museum Pusaka TMII, Jakarta

Acara PAPERCRAFT and TRAIL

Ayo, menjelajahi pameran dan Museum dengan tantangan yang menarik dan menghias boneka kertas bergambar Ken Arok Membawa Keris.

Tanggal : 18 Desember 2016
Biaya Pendaftaran : Rp 75.000 / anak*
Ketentuan : untuk Anak umur 6 – 12 Tahun
Fasilitas : Tiket masuk Museum Pusaka, Puppetcaft, Trail, dan Camilan
*Tidak termasuk tiket masuk dan tiket kendaraan TMII & Tiket masuk Museum Pusaka untuk orang tua.
• Sarasehan
Tanggal 24 Desember 2016, 10.00 WIB
Pembicara :
– Cakra Wiyata, “Keris, Masa ke Masa”
– Tony Junus Kanjeng NgGung,

tema : “Refleksi dan Prediksi Gelora Perkerisan Nasional”

keris-3
Isi dalam Museum Pusaka TMII, Jakarta

Info dan kontak:

Telp 1: 081310801281 (Irsyad)
Telp 2: 081293993628 (Okta)

Tentunya pameran keris ini sangat menggugah minat, terutama setelah era demam akik lalu, tak ada salahnya jika masuk dalam era demam keris.

Karena keris adalah asli kekayaan budaya bangsa, seperti akik yang booming kemarin.
Event ini digelar dengan tujuan memperkenalkan salah satu budaya peninggalan dari masa kerajaan di Indonesia yaitu keris.

Irsyad (40), selaku Event Organizer acara ini menjelaskan, nanti para pengunjung akan di ceritakan tentang seluruh keris itu dengan mempersertakan unsur-unsur sejarah di dalamnya. Acara ini akan diadakan semenarik mungkin dengan mengedepankan nuansa dan suasana Adat Jawa.

Salah satu program yang cukup menarik dari acara ini adalah Werangka. Disini akan deperlihatkan cara membuat keris. Buat yang penasaran ,anda harus dating ke event ini.

Harga tiket masuknya yaiu Rp.75000 /orang .Target pengunjungnya adalah Pelajar umur 6-12 tahun. Event ini rencana nya akan dijadikan event tahunan, karena sangat bagus dan menarik. Apalagi dalam melestarikan budaya asli Indonesia yang saat-saat ini sudah mulai dilupakan oleh masyarakat khususnya anak muda.

Pameran Keris ini bertujuan untuk mengenal kekayaan khazanah seni keris dan teknologi pembuatan keris asli bangsa Indonesia.

 

ASAL DAN SEJARAH KERIS

Pusaka paling terkenal atau pusaka yang penting bagi orang Jawa adalah Keris.

Dari jaman kuno kerajaan Jawa yang dapat dibuktikan hingga tahun 800 masehi, seorang pria tidak dianggap sebagai pria sejati jika ia tidak memiliki keris. keris ini sangat dihargai, diperlakukan dan dihormati dengan perawatan khusus.

Dari abad yang sama, prasasti Karangtengah berangka tahun 824 Masehi menyebut istilah “keris” dalam suatu daftar peralatan perang para ksatria. Prasasti Poh (904 M) menyebut “keris” sebagai bagian dari sesaji yang perlu dipersembahkan.

Pusaka ini biasanya diwariskan dari ayah ke puteranya.

Menurut tradisi Jawa kuno, terutama di keluarga bangsawan, seorang ayah wajib memberikan kepada anak dewasanya setidaknya sebilah keris.

Secara umum, keris terbagi dua bagian penting, bilah keris (wilah) dan sarung (warangka), untuk melindungi bilah keris.

Proses pembuatan keris pada tahun 500-800 masehi bisa berlangsung satu tahun hanya untuk satu keris saja.

Pembuat keris disebut Empu.

keris-4

Hanya Empu yang  terhormat bisa membuat keris berkualitas tinggi, secara fisik dan rohani. Empu harus melakukan beberapa perbuatan spiritual untuk mempersiapkan keris, seperti puasa, tidak tidur selama beberapa hari dan malam, meditasi, dll

Prinsip, keris adalah senjata suci pribadi, itu dibuat oleh Empu, sesuai dengan keinginan konsumen.

Pembuatan keris rumit, untuk jangka pendek sebagai berikut:

Pada lokakarya dengan baik dengan piring api untuk membakar bahan baris seperti 5 kg plat besi, mengukur; 4 cm lebar, tebal 2 cm, panjang 15 cm; 50 gr nikel dan 0,5 kg baja. besi dipanaskan sampai menjadi lebih kecil, kemudian  ditempa lagi dan lagi. 5 kg besi menjadi 2 kg besi ditempa. Nikel disisipkan di antara besi ditempa, hingga membara, ditempa lagi dengan hati-hati untuk menghasilkan ‘pamor’ diinginkan atau pola permukaan. Setelah itu lembar baja, bersama-sama dengan besi ditempa di atas dan nikel, membara dan menempa lagi, hingga sebilah keris menjadi sempurna.

keris-3

Dalam tahap ini keris bisa  dibuat sebagai Keris Lurus (keris lurus) atau Keris Luk (keris dengan kurva). keris harus dibentuk sesuai dengan cetak biru, menggunakan beberapa alat bantu seperti ;  palu, jepitan besi, gerinda kikir, alat segitiga, batu asah dan pahat.

Setelah itu keris harus dipanaskan tapi tidak membara dan dari berlapis, untuk membuat keris lebih tahan lama. Setelah bilah telah berlapis, harus direndam dalam larutan campuran sulfur, jus lemon dan garam. keris siap dan beratnya sekitar 0,4 kg.

keris-2

Karakteristik Fisik Keris:

1. Keris Lurus (lurus Keris) dan Keris Luk (keris melengkung)
2. Dapur

Dapur atau bentuk adalah bentuk keris tertentu atau jenis dan diidentifikasi oleh kombinasi tertentu dari bagian dan melengkung (luk). Arti dari dapur yang didasarkan pada standar tertentu yang disebut Pakem.

keris-1

 

Dapur Keris. Nama-nama dapur yang antara lain:

* Sangga Buwono
* Jangkung Mangkurat
* Pasopati
* Tilam Upih
* Sengkelat
* Jalak Nyucup Madu
* Dll

3. Tangguh

Tangguh adalah perkiraan era pembuatan keris. Hal ini terkait dengan kerajaan yang menonjol, seperti;

* Tangguh Kahuripan dari XI AD
* Tangguh Singasari XII AD
* Tangguh Pajajaran dari XIII AD
* Tangguh Majapahit dari XIV Masehi
* Tangguh Mataram dari XIV – XVI AD
* Tangguh Kartosuro
* Tangguh Surokarto
* Tangguh Yogyakarta
* Dll

4. Pamor

Pamor adalah pola permukaan pisau keris, desain belum diukir, itu muncul sebagai akibat dari teknik logam yang berbeda penempaan.

Nama beberapa pamor adalah:
* Ilining Warih
* Wos wutah
* Lintang Kemukus
* Udan Mas
* Mlati Sumebar

Ajaib Kekuatan Keris

Meskipun karakteristik fisik, keris mengandung misi spiritual.

1. Kekuatan spiritual asli adalah keinginan Empu, pembuatnya. Sambil menyiapkan dan membuat keris, Empu, di negara yang kudus, sungguh-sungguh berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, keris harus berisi keinginan spiritual seperti yang diminta oleh Empu atau konsumen.

Tergantung siapa yang akan menggunakan keris, misi harus berbeda, misalnya, untuk raja-raja, begawans (imam), jenderal, pejabat tinggi, petani, pedagang, nelayan, pekerja, tentara, dll Jadi, itu bisa mudah untuk memahami bahwa keris yang baik untuk raja, mungkin tidak baik untuk pedagang.

2. Tambahan dan / atau Other Power Spiritual Keris.
Keris bisa diisi dengan makhluk spiritual, tak terlihat oleh orang biasa, seperti jin, (jin atau qodam) untuk melindungi atau membantu pemilik keris.

Karakteristik Fisik Keris, juga melambangkan misinya.

1. Dapur: Jalak Ngucup Madu (jalak adalah Jalak, sejenis burung; ngucup adalah minuman; madu adalah madu). keinginan jelas, pemilik keris harus hidup sejahtera.

2. Pamor: Udan Mas (pamor udan hujan; mas emas). keris memiliki misi untuk membantu pemiliknya untuk memiliki kekayaan yang berlimpah.

3. A. Keris Lurus atau Lurus Keris, melambangkan kepercayaan diri, mental yang kuat.
B.Keris Luk atau Keris dengan Curved

Luk 3: melambangkan sukses untuk mencapai beberapa keinginan.
Luk 5: Melambangkan untuk dicintai oleh orang lain
Luk 7: melambangkan martabat.
Luk 9: melambangkan martabat, karismatik dan kepemimpinan.
Luk 11: melambangkan mencapai posisi yang tinggi
Luk 13: melambangkan damai dan stabilitas hidup.

Luk keris hanyalah perlambang semata bagi para ksatria, yang penting keris berfungsi baik sebagai senjata untuk bertempur.

Karena jaman dahulu yang membuat seorang ksatria sukses, selain menang pertempuran melawan musuh, juga adalah menang pertempuran melawan hawa nafsunya sendiri, untuk itu seorang ksatria sejak remajanya telah menggembleng dirinya dengan :

  1. Laku fisik : latihan bela diri, latihan fisik.
  2. laku batin spiritual : khusuk berdoa dan menyelaraskan energi spiritualnya dengan banyak puasa.
  3. karakter ksatria : karakter ksatria sebagaimana ditulis dalam kitab pararaton adalah : jalan kebenaran, jalan kejujuran, kesetiaan, dan rela berkorban untuk rakyat dan negaranya.

Definisi dari Keris yang Baik

Sebuah keris dianggap ‘baik’ jika memiliki karakteristik fisik yang sempurna dan pada saat yang sama mengandung kekuatan spiritual yang baik dan kuat.

Menayuh Keris

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa keris adalah awalnya sebuah pusaka yang sangat pribadi,

Ilmu Tayuh Keris adalah suatu jenis ilmu yang bersifat kebatinan untuk mengetahui sisi gaib dari sebuah keris.

Ilmu Tayuh Keris adalah suatu cara kebatinan untuk mencaritahu berbagai informasi mengenai sebuah keris, untuk menentukan apakah sebuah keris memiliki isi gaib di dalamnya ataukah kosong, untuk mengetahui perwatakan isi gaib keris, untuk mengetahui jenis tuah keris dan untuk menentukan apakah sebuah keris cocok dimiliki oleh seseorang ataukah tidak. Ilmu ini bersifat kebatinan, terutama bersifat kepekaan seseorang untuk dapat menilai karakter sebuah keris dan menilai kecocokkannya dengan karakter manusia pemiliknya.

Untuk menayuh sebuah keris, mencaritahu sisi kegaiban dari sebuah keris (isoteri keris) selain menggunakan kemampuan kebatinan dengan dasar kepekaan rasa, sebaiknya kita juga menanyakan / mencocokkan jawaban pertanyaannya langsung kepada gaib kerisnya.

Inti dari ilmu menayuh adalah menyampaikan komunikasi manusia kepada sesuatu yang gaib untuk mendapatkan jawaban / informasi tentang sesuatu hal dari sosok gaib yang bersangkutan. Dalam hal menayuh keris, berarti si manusia berkomunikasi dengan si gaib keris untuk mendapatkan segala sesuatu jawaban / informasi tentang si keris.

Secara umum para pemerhati perkerisan, termasuk para kolektor dan pedagang keris, menilai sisi kegaiban sebuah pusaka / keris adalah dengan cara menilai keris dari bentuk fisiknya karena dianggap ada pakem tertentu yang seragam dalam pembuatan keris. Pakem / keseragaman itulah yang digunakan untuk menilai sebuah keris. Misalnya saja ada anggapan bahwa keris-keris berpamor ngulit semangka, pedharingan kebak, udan mas, dsb adalah keris-keris bertuah kerejekian. Maka jika ada keris-keris yang fisiknya berpamor tersebut, keris-keris itu akan dikatakan bertuah kerejekian. Sesudah itu barulah kerisnya dinilai kecocokkannya dengan orang pemiliknya.

World Heritage : Keris Indonesia

Keris Indonesia merupakan salah satu senjata khas dari Indonesia. Semenjak tahun 2005 secara resmi keris terdaftar di UNESCO sebagai warisan warisan budaya dunia non bendawi.

Sebagai orang Indonesia sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga warisan budaya ini. karena keris telah membanggakan kita di mata dunia, keris telah menjadi identitas resmi Indonesia.

Fakta membuktikan bahwa kebudayaan Indonesia memiliki peran penting untuk mengenalkan Indonesia d imata dunia.

Keunikan kebudayaan juga telah mendongkrak popularitas negeri ini dan mampu menarik wisatawan asing untuk datang ke Indonesia.

Namun sayang terkadang kita yang mewarisi kebudayaan luar biasa ini justru melupakannya. Bahkan sejarahnya saja tidak tahu.

(Liputan oleh : Ahmad Fathurrobbani / Ryan Arif Permana)

Tinggalkan Balasan