Hai sahabat pembaca puteriputeri.com  di Indonesia. Mari kita menikmati liburan bersama keluarga di Jawa Timur, tepatnya kita menelisik mitos Air Terjun Coban Rondo bersama saya, Antik Febrianti Umar.

Siapa yang tidak mengenal kota Malang, kota dengan julukan “kota apel” ini tidak hanya terkenal dengan apel Malangnya yang berwarna hijau manis tersebut, melainkan beberapa tempat wisata yang terkenal bagi wisatawan lokal maupun mancanegara untuk menikmati sejuknya udara pedesaan.

Sekilas tentang kisah cinta tragis di Coban Rondo

Nama Coban Rondo sendiri mempunyai kisah cinta yang tragis di balik keindahan air terjun tersebut. Coban yang berarti Air Terjun dan Rondo yang berarti Janda.

Coban Rondo yang diartikan sebagai air terjun janda tersebut adalah air terjun yang dipercaya oleh masyarakat sekitar sebagai air terjun kutukan bagi pasangan pengantin baru Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusuma yang melanggar nasihat orang tua Dewi Anjarwati yang tidak mengizinkan kedua mempelai untuk bepergian mengingat usia pernikahan mereka baru 36 hari (selapan), dan menurut kepercayaan masyarakat Jawa pasangan pengantin yang belum melalui masa selapan tidak diperkenankan untuk bepergian jauh, atau sesuatu yang buruk akan menimpa mereka.

Namun, Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusumo mengabaikan anjuran orang tua Dewi Anjarwati dan tetap berangkat menuju Gunung Anjasmoro seraya menegaskan bahwa mereka siap menerima resiko apapun.

Di tengah perjalanan, rombongan mempelai bertemu dengan seseorang yang mengaku bernama Joko Lelono.

Pria yang tidak diketahui asal-usulnya dengan jelas tersebut jatuh hati pada Dewi Anjarwati dan berusaha mengambil sang mempelai perempuan dari suami sahnya. Akibatnya terjadilah perkelahian yang cukup hebat antara Joko Lelono dan Raden Baron Kusumo. Keduanya saling mengadu ilmu dan tampak sama kuat. Lalu Raden Baron Kusumo menginstruksikan agar para pembantunya lari dan menyelamatkan Dewi Anjarwati di suatu tempat yang disebut dengan Coban (air terjun).

Ke sanalah akhirnya rombongan ini menuju dan menanti datangnya Raden Baron Kusumo.

Namun apa daya ternyata Raden Baron Kusumo tak pernah datang, meski telah dinanti sekian lama. Di sebuah batu yang terletak di bawah air terjun Sang Putri merenungi nasibnya akibat melanggar nasehat orang tua. Dan air terjun itu dinamakan Coban Rondo (air terjun janda) hingga saat ini.

Mari kita melihat keindahan Air Terjun Coban Rondo.

cobanrondo1

Air terjun setinggi 84 meter ini berasal dari sumber mata air Cemoro Dudo. Air terjun Coban Rondo ini mulai dibuka untuk umum sejak tahun 1980. Pemandangan indah dan udara sejuk yang ditawarkan di tempat ini memang banyak memikat pengunjung lokal maupun para turis asing yang sedang berlibur di sekitaran kota Batu, Malang.

Air terjun yang selalu ramai dengan wisatawan terutama hari libur ini memang cocok untuk menghilangkan penat karena pekerjaan. Pada saat hari libur besar pengunjung yang datang ke tempat ini melonjak naik dari hari biasanya.

Namun perlu diketahui bahwa ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi oleh wisatawan saat berkunjung ke lokasi ini, yakni dilarang mandi atau berada di bawah air terjun dan apabila hujan lebat turun maka pengunjung diwajibkan untuk meninggalkan lokasi wisata. Karena ditakutkan akan terjadi banjir ataupun longsor.

Harga tiket masuk air terjun maupun wahana permainan

 Tiket masuk air terjun untuk wisatawan domestik/lokal : Rp. 8000,-
 Tiket masuk air terjun untuk wisatawan mancanegara : Rp. 10.000,-

Selain dapat menikmati keindahan dan keeksotikan air terjun Coban Rondo, di sekitar lokasi ini juga terdapat beberapa wahana permainan yang dapat Anda pilih, diantaranya:

 Fun Tubing dengan biaya sebesar Rp 35.000/orang.
 Paint ball dengan paket 3 on 3 (6 orang) dengan 150 peluru biaya sebesar Rp 450.000,- dan paket 3 on 3 (6 person) dengan 300 peluru biaya sebesar Rp 750.000,-.
 Shooting Target dengan biaya Rp 10.000/10 peluru.

Masih di sekitar lokasi wisata air terjun Coban Rondo, terdapat wisata lainnya yang dapat wisatawan kunjunggi yakni wisata Satwa dan Kebun. Di lokasi Satwa dan Kebun ini Anda dapat melihat aneka satwa dan beberapa pilihan wahana permainan.

cobanrondo2

Wahana permainan di area ini, diantaranya:

 Labirin (Rp 7.500,-)
 Bersepeda Gunung (Rp 5.000)
 Berkuda (Rp 12.000,-)
 Kereta Kelinci (Rp 5.000,-), dll.

Bagi wisatawan yang datang dengan rombongan bisa memilih paket pilihan wisata dari mulai petik apel, sahabat peternak, outbound kid/care, outbound pelajar sampai dengan outbound 3 hari. Tentunya harga setiap kegiatan tersebut bervariasi dari mulai Rp 25.000,- sampai Rp 1.000.000,- per person.
Fasilitas yang ada di Air Terjun Coban Rondo Malang

Di sekitaran area Air Terjun Coban Rondo ini ada warung-warung kecil, tempat ibadah, panggung terbuka, lahan buat camping, dan tentunya toilet. Di warung-warung tersebut, wisatawan dapat menikmati sajian hangat aneka makanan dan minuman yang khas dengan harga yang cukup murah.

Selain itu, bagi wisatawan muslim, ada juga mushola untuk menjalankan shalat. Sementara panggung terbuka dan lahan camping ground bisaanya digunakan untuk acara-acara tertentu. Bagi wisatawan yang mau menginap, ada juga tempat penginapan sejauh 5-8 km dari air terjun tersebut.

cobanrondo3

Rute menuju Air Terjun Coban Rondo

 Dari arah Malang rute yang di lewati ialah Dau – Batu – Coban Rondo. Lama perjalanan sekitar 1 Jam, dengan jarak tempuh ±30 km.
 Dari arah Surabaya menuju ke Malang – tiba di Songosari – Karangploso – Batu dari Batu langsung ke menuju Coban Rondo. Lama perjalanan sekitar ±3,5 Jam, dengan jarak tempuh ±142km

Bagi wisatawan yang ingin mengunjunggi lokasi obyek wisata ini dapat menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan angkutan umum. Bagi yang ingin menggunakan jasa angkutan bisa menggunakan dua angkutan umum yakni Bus dengan biaya sebesar Rp 5.000 – Rp 10.000 untuk sekali jalan sampai ke jalan utama menuju Air Terju Coban Rondo.

(Liputan oleh : Antik Febrianti Umar)

Tinggalkan Balasan