Hello pembaca setia puteriputeri.com, pulau indah yang akan saya ceritakan ini adalah Pulau Harapan, sebuah pulau dengan spot snorkeling yang paling eksotis di Kepulauan Seribu.

Tak cuma itu sejumlah pulau tidak berpenduduk disekitar pulau harapan sendiri menjadi daya pikat untuk didatangi lantaran pasir putih dan panorama laut yang masih terawat. Tempatnya sungguh sangat jauh dari wilayah jakarta dibandingkan dengan Pulau Tidung, Pulau Pramuka dan Pulau Pari.

Pelayaran mengarungi laut menuju pulau harapan saya awali keberangkatan dari Bogor menuju Jakarta.

Oia sebelum itu saya dan saudara sepupu sudah membooking homestay sepaket dengan biaya 4,2 jt untuk 12 orang, dengan mendapatkan fasilitas 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, Tv, Ac dan makan.

Kami berangkat pukul 04.00 pagi menggunakan 2 kendaraan pribadi menuju muara angke. Kami tiba dipelabuhan muara angke pukul 06.30, lalu kami berjalan menuju kapal yang sudah diarahkan oleh guide dari homestay melalui handphone.

Di sini akan kalian temui masalah yang bikin kesal seperti kemacetan dan bau amis disekitar pelabuhan, saya saja sampai muntah-muntah karena bau amis yang menyengat.

Lalu kesulitan saat menuju kapal, kapal yang dituju terletak ditengan barisan, jadi kita harus antri menyebrangi kapal 1 ke kapal lainnya, hati-hati karena kapal mudah goyang dan jalanan licin.

Sesampai diatas kapal ferry kita cari tempat yang nyaman dan aman, kita berangkat pukul 08.00, sewaktu kapal ferry jalan semisal cuaca terang jelas tiada problem, sialnya kalau berlangsung berubahnya mata angin siap-sip mengalami gelombang besar dan siap-siap menahan mual karena kapal goyang-goyang diterpa angin serta arus deras laut.

Penyebrangan ini memakan waktu sekitar pukul 3,5 – 4 jam-an. Kapal ferry yang saya gunakan tiba di pulau harapan pukul 12.00 siang, waw panas terik dan hebusan angin pantai menyambut kita datang.

Cuss menuju homestay kita sholat dan makan siang, lalu kita lanjut perjalanan untuk snorkeling menggunakan kapal kecil.

Sangat indah pemandangan laut biru, awan biru, pinggian pulau terdapat pulau-pulau lain dengan hijaunya pepohonan. Yey untuk kali ini kita snorkeling di 2 (dua) tempat saja, pakai lengkap perlengkapan snorkeling yaa, sangat indah terumbu karang dan ikan-ikan disini.

Oia hati-hati ada bulu babi yang beracun mengenai kaki dan hati-hati pula dengan terumbu karang yang indah ini dapat melukai kaki, seperti kaki saya tergores. Tak terasa mata hari terbenam pun tiba, kita kembali ke homestay untuk bersiap-siap istirahat dan acara malam hari dengan bakar-bakar ikan.

Pagipun tiba, yah sayang sekali kami tidak bisa melihat sunset dikarnakan hujan turun dipulau ini. Kita jajan dipinggiran pulau, setelah hujan berhenti kita melanjutkan acara ke pulau bulat menggunakan kapal kecil.

Laut juga pantai dipulau-pulau sekelilingnya lebih cantik, lebih bersih, lebih bayak menyodorkan gradasi warna-warna eksotis. Tiba dipulau bulat dengan pasir putih, langit biru, air tenang nan indah bergradasi, menjadi kombinasi untuk rileksasi, berfoto, ataupun merenung oke banget.

Siangpun tak terasa, Lalu kita kembali ke homestay persiapan pulang. Ada 3 kapal ferry yang tersedia, namun penuh sekali, sepertinya ini melebihi muatan.

Bye Pulau Harapan, harapan saya Pulau Harapan ini tetap terjaga dan terawat keindahannya. Sekian dari saya. Salam manis untuk semua pembaca puteriputeri.com 🙂

(Liputan oleh :Ayu Listiyari)

Tinggalkan Balasan