Sahabat puteriputeri.com seni dalam hidup ini boleh dibilang adalah paham rasa bersyukur saat bekerja dan paham rasa bersyukur saat bersantai beristirahat. Bersantai bisa di mana saja, yang penting bisa menikmati waktu luang anda. Kami dari Redaksi Puteriputeri.com berkesempatan untuk rehat dan santai sejenak di tepian sungai Musi, Palembang Sumatera Selatan.

Pemandangan di tepian sungai Musi ini sungguh elok, dan membuat kita betah untuk menikmati suasananya. Pemandangan Jembatan Ampera nampak membentang dengan indahnya.

Benar juga para orang bijak yang mengatakan jika kita paham cara bersantai yang sehat, maka kita akan makin bersyukur dalam kehidupan ini.
 Nama Jembatan Ampera atau Amanat Penderitaan Rakyat diberikan oleh Ir. Sukarno untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia mencapai kemerdekaan.
Lokasi yang saya pilih untuk menikmati keindahan Sungai Musi adalah area square tepat di depan Benteng Kuto Besak, karena dari siang hingga malam hari suasana di kawasan depan Benteng Kuto Besak ini benar-benar semarak, oleh aktivitas orang yang lalu-lalang dan para pedagang.Aneka kuliner juga bisa dinikmati di sini, mulai dari empek-empek Palembang, dan aneka makanan ringan.

Dari dermaga di tepian ini lah redaksi kemudian melanjutkan naik speed boat menuju ke Pulau Kemaro yang liputannya ada di Pulau Kemaro ini.
Memang Kota Palembang, Sumatera Selatan  telah dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan sejarah budaya di Indonesia. Jalan-jalan ke Kota Palembang pastilah terasa tidak lengkap jika tidak berkunjung ke Jembatan Ampera yang membentang di atas Sungai Musi yang indah.
Keindahan Jembatan Ampera dan Sungai Musi, Palembang  tidak bisa dipisahkan dari Jembatan Ampera dan Sumatera Selatan. Sungai Musi dan Jembatan Ampera menjadi salah satu kebanggaan Sumatera Selatan.
Sungai Musi adalah sungai terpanjang di Pulau Sumatera, panjangnya mencapai 750 Km dengan lebar 500 Meter. Sungai yang membelah Provinsi Sumatera Selatan dari Timur ke Barat ini bercabang-cabang.
Sungai Musi memiliki delapan anak sungai besar yaitu, Sungai Komering, Sungai Leko, Sungai Rawas, Sungai Lakitan, Sungai Kelingi, Sungai Lematang, Sungai Semangus dan Sungai Ogan.
Sungai Musi Jembatan Ampera, Malam hari
Apabila Anda ingin melihat keindahan dari Jembatan Ampera ini adalah di waktu malam hari karena di waktu itulah jembatan ini selalu dihiasi dengan lampu-lampu yang warna-warni dan sangat terang serta memancar ke segala arah.
Jembatan Ampera, Malam hari
Arah sinar dari lampu yang memancar itu tidak hanya berpendar menyamping, tetapi menjulang ke atas langit. Keindahan ini tampak lebih sempurna karena teknik pencahayaan yang digunakan ditata secara khusus, sehingga kemegahan jembatan ini semakin terlihat sempurna.
Saya tuliskan pengalaman bersantai saat di tepian sungai Musi ini karena, inilah wonderful Indonesia 🙂
(Liputan oleh : imung mung ming)

Tinggalkan Balasan