Saat ini, apabila ada yang bertanya, “Habis ini pengin jalan-jalan ke mana lagi?” maka saya tanpa ragu akan menjawab : Timor Leste !

Hal itu bukanlah tanpa alasan, karena selain dikenal mempunyai cadangan minyak yang berlimpah di celah Timor (yang diprediksi dapat memulihkan krisis minyak dunia), Timor Leste juga  memiliki objek-objek wisata yang mempesona.

Maka tidak heran, kalau Indonesia sebenarnya tak rela kalau Timor Leste lepas, layaknya cinta pertama yang sudah lama bersama lalu berpisah dengan mengatakan, “Maaf Mas, kamu terlalu baik buat aku. Aku ingin konsentrasi belajar dulu.” dan kemudian tiba-tiba sudah bersama yang lain.

Cukup bersedihnya, mari kita move on. Kembali ke pertanyaan, mengapa saya belum sempat mewujudkan keinginan saya tersebut ?

Ada dua faktor yang menyebabkannya, yang pertama adalah waktu, dan yang terakhir adalah biaya.

Saya cukup beruntung karena pada liburan akhir tahun, saya berkesempatan untuk pergi ke Timor Leste untuk menghabiskan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga disana.

Jika pergi ke Timor Leste, rasanya kurang pas kalau belum mengunjungi wisata Pantai Putih dan Cristo de Rei yang menjadi maskot Ibu Kotanya, Dili, maka kali ini saya akan membahas pengalaman saya berkunjung ke Pantai Putih dan Cristo De Rei.


Cristo de Rei merupakan wisata patung Yesus yang terletak di atas perbukitan, untuk mencapai ke patung tersebut kita harus menaiki 1000 anak tangga yang telah didesain khusus. Memang patung Cristo de Rei sendiri adalah patung yang menggambarkan tentang Yesus dahulu ketika ingin disalibkan diatas kayu salib.
Di sepanjang perjalanan, kita akan menemukan beberapa point yang terlihat seperti pintu yang berukiran tentang perjalanan Kristus dahulu ketika ingin disalibkan.

Dalam perjalanan sampai ke Cristo de Rei, mata kita juga akan dimanjakan dengan pemadangan pantai pasir putih yang jernih nan indah, rasanya seperti surga di dunia. Saya yakin, para pecinta pantai dan traveler, tidak akan rugi untuk singgah ke tempat ini.

Di tengah perjalan menuju patung Cristo de Rei, kita akan menemukan tempat peristirahatan sejenak setelah menaiki banyak anak tangga. Di tempat peristirahatan itu juga terdapat patung salib dan sebuh gereja. Cukup istirahatnya, mari kita lanjutkan perjalanan kita menuju patung Cristo de Rei.

Setelah seribu anak tangga dinaiki, akhirnya sampai lah saya ke puncak tepat di patung Cristo de Rei. Patung Cristo de Rei dari dekat sangatlah megah, dan patung ini dibangun dengan sangat kokoh dan dengan arsitektur yang canggih.

Sudah sampai di atas puncak Cristo de Rei sayang rasanya tidak mengabadikan gambar di sekitarnya. Sungguh Pantai Pasir Putih terlihat sangat indah dari atas sini.

Pantai pasir putih, Dili, Timor Leste

Sebelum pulang, mari kita habiskan waktu sejenak untuk bermain di Pantai Pasir Putih, Dili, Timor Leste  🙂

(Liputan oleh : Julita Esther Irene Dos Santos)

Tinggalkan Balasan