Pernah ke Gunung Merapi? Kita bisa melihat ‘live museum’ atau situs Merapi yang mengingatkan kita dan mengedukasi akan besarnya bahaya Gunung berapi di Indonesia.

Saya terkesan saat saya dan teman–teman saya berkunjung ke salah satu tempat wisata yang sangat menyenangkan sekaligus membuat kami tercengang, pasalnya, kami berkunjung ke Gunung Merapi Jogjakarta.

Di sana tempatnya sangat indah di padu dengan udara yang sangat segar yang tidak bisa kita temui di kota dan juga hawa pegunungan yang diingin sangatlah kental di sana.

Tentulah tidak mudah untuk mencapai puncak gunung tersebut karena jalanan yang sangat terjal juga rusak dan akan membutuhkan waktu yang sangat lama namun, pihak pengelola dengan berbaik hati menawarkan fasilitas mobil jeep jadi kami tidak perlu bersusah payah mendaki gunung hehe..
Sangat menyenangkan saat menaiki mobil jeep dan melalui jalanan yang sangat ekstrem menurut saya walaupun banyak debu dan sempat terombang – ambing akibat jalanan yang tidak rata namun kami menikmati sensasinya tergoncang dengan mobil jeep

Puing Desa di lereng Kaki Merapi yang luluh lantak di terjang lava, kini menjadi “live Museum” sebagai penanda akan waspada Gunung Vulkanis di Indonesia

Pada puncak pertama kami mendapati tempat yang sangat bisa di bilang bersejarah karena di sini kami mendapati sebuah rumah yang cukup luas namun sudah lapuk dan tak beratap akibat terjangan lava Gunung Merapi
Keadaan rumahnya sangat parah, namun aneh nya cukup banyak barang yang masih ada dalam keadaan utuh seperti peralatan makan, lemari, dan beberapa benda rumah lainnya. Dari melihat keadaan rumah dan sekelilingnya sudah pasti pada saat itu kejadiaannya sanagatlah parah.

Dari wisata ke Merapi ini jelas kami memperoleh edukasi trip yang sangat berharga. Betapa kami sebagai generasi muda harus waspada dan sadar akan bahaya Gunung Vulkanis.

 


Lanjut, pada puncak kedua kami sudah mulai tinggi dan udara semakin menipis dan sangat dingin di sana namun itu bukan masalah karena kami sanagat menikmati pemandangan di puncak kedua.
Pada puncak kedua sinar matahari tidak terlalu terlihat karena adanya awan kabut dimana – mana alhasil cahayanya cukup gelap. Di sana terdapat banyak batu – batuan yang cukup besar ukurannya dan juga terdapat sebuah gazebo hanya untuk tempat istirahat. Walaupun gelap namun pemandangannya tidak tertutupi sama sekali malah sangat bagus untuk memotret siluet gunung ataupun pohon.
Akhirnya kita sampai pada puncak yang terakhir, dari sini pemandangan terlihat jelas dan sungguh sangat luas. Kami sungguh menikmati pemandangan dari atas sana, rasa lelah yang kami bawa dari hari awal pada saat acara perpisahaan sampai hari terakhir seperti ikut menguap di bawa oleh angin sejuk yang ada di sana.

Inilah oleh-oleh saya  tentang wisata edukasi Merapi. Kalian bisa datang ke Gunung Merapi di Jogja saya sangat merekomendasikan tempat ini. Mungkin cukup di sini tulisan saya berakhir, terima kasih sudah mau meluangkan waktunya untuk membaca catatan saya.
(Liputan Oleh : Yonny Deswita Khairina)

Tinggalkan Balasan