Apa sih sebenarnya logika itu?

Logika adalah pikiran/penalaran manusia untuk memperoleh kebenaran yang masuk akal. Banyak hal-hal yang terjadi di hadapan kita yang menurut kita sangat tidak masuk akal/di luar jangkauan pemikiran manusia.

Mari kita ambil contoh dari budaya atau kehidupan sosial di Indonesia. Indonesia memiliki 33 provinsi yang dimana disetiap provinsi memiliki budayanya sendiri, semisal di Jawa Barat kebudayaan sunda, masyarakat sunda percaya bila makan lalapan langsung dari pohonnya dapat memperlancar pencernaan padahal secara ilmu kedokteran makanan yang masuk kedalam tubuh kita harus steril dan tidak ada bakteri.

Apabila makanan tidak steril atau mengandung banyak bakteri akan membuat daya tahan tubuh menurun karena bakteri yang menimbun didalam tubuh.

Dikesempatan kali ini saya ingin bercerita tentang kepercayaan masyarakat disekitar ruang lingkup saya.

Saat ini saya tinggal sementara di perumahan sekitar kuburan, katannya setiap melewati kuburan kita di sarankan untuk tidak menunjukan jari kita ke arah kuburan dan harus mengeluarkan ludah ke tangan kita lalu dioleskan ke jidat, kalau tidak maka akan diikuti dan diganggu penghuni kuburan.

Namun, selama saya tinggal di perumahan sekitar saya tidak pernah melakukan hal tersebut dan nyatanya saya tidak pernah merasakan hal yang aneh aneh. Berarti ini terbukti hanya mitos bagi saya.

Selain itu, di tempat kerja saya di daerah Diponogoro, Cikini Raya, DKI Jakarta tepatnya di sebelah Universitas Bung Karno terdapat dua pohon besar yang letaknnya berdekatan yang konon katanya sudah ada dari ratusan tahun yang lalu.

Saya diceritakan oleh security bernama Bapa Heru yang bekerja dari awal tahap pembangunan. Pada saat awal pembangunan dimulai, perusahaan menginginkan pohon yang ada di lahan tersebut dibuang.

Namun, para pekerja tidak ada yang berani bila harus menebang kedua pohon tersebut karena pohon itu disebut sebagai pohon “KERAMAT”.

Konon menurut cerita, bagi siapa saja yang memberi sesaji di pohon tersebut akan mendapat kejayaan, kesuburan dan ketentraman dalam hidup.

Jadi masyarakat sekitar menyembah pohon ini untuk kehidupan pribadi mereka.

Dan apabila di tebang maka kehidupan masyarakat sekitar akan hancur. Padahal secara Ilmu Agama semua yang kita miliki adalah memberian Allah S.W.T dan bukan dari pohon.

Dan pohon itu pun tidak tumbuh dengan sendirinya, melainkan karena ciptaan Sang Kuasa dan bantuan manusia serta alam.

Urban legend atau hikayat mengisahkan, para pekerja di hentikan dan diganti dengan pekerja yang baru. Masyarakat dan pekerja lama pun sudah memperingatkan kepada mandor untuk tidak menebang pohon tersebut. Tetapi, mandor tidak percaya dengan hal tersebut karena sangat tidak masuk akal di era yang sudah maju ini. Saat pekerja melakukan penebangan pohon di hari pertama, pohon tidak dapat ditebang.

Dihari kedua, pohon masih belum bisa ditebang. Dan pada hari ketiga salah satu pekerja mati di tempat saat menebang pohon. Kemudian semua orang panik dan tergesa gesa untuk mengambil tindakan, lalu tiba tiba seorang kakek tua datang menghampiri mayat tersebut dan berbicara terhadap semua pekerja dan mandor untuk mengubur mayat tersebut di antara kedua pohon untuk menjadi tumbal gedung baru dan agar pekerja yang lain selamat serta mendapatkan kejayaan yang melimpah.

Karena mandor sudah diperingati sebelumnya oleh masyarakat dan pekerja lama tentang pohon ini dan tiba-tiba seorang karyawan mati pada saat penebangan, mandor langsung meminta izin terhadap owner perusahaan untuk mengikuti perkataan kakek tersebut.

Owner pun berfikir tidak ingin mendapatkan kerugian besar ataupun gulung tikar pada perusahaanya. Jadi diputuskan untuk mengubur mayat di sana dan membirkan pohon tersebut untuk tidak ditebang.

Konon katanya pula, arwah dari pekerja tersebut bergentayangan di sekitar pohon. Dan suka mengganggu siapa saja yang bekerja di perusahaan tersebut.

Ya namanya urban legend, tentu sulit ditelusuri kebenarannya 🙂

Pohon pertama
Pohon kedua

Terlihat seperti pohon biasa saja bukan? Dari pertamakali saya mendengar cerita ini saya percaya bahwa dunia lain itu ada.

Namun, ini tidak masuk akal bagi saya. Seharusnya, mereka tidak mengambil keputusan begitu saja tanpa melakukan analysis terlebih dahulu terhadap tubuh mayat. Seseorang bisa menginggal secara mendadak karena banyak factor.

Tapi ya namanya urban legend, dan ini toh saya cuma mendengar dari katanya dan katanya saja 🙂

Namun bila dilihat dari ilmu kedokteran mungkin dia menderita penyakit yang menimbulkan kematian. Dari segi Agama, manusia hidup untuk menyembah Tuhan dan kemudian mati untuk mempertanggung jawabkan kehidupannya. Jadi ya bukan karena pohon atau penghuni pohon.

Jadi bagaimana menurut anda tetang cerita pohon ini? Apakah masuk akal dan berlogika? Comment ya di bawah ini.

(Artikel oleh : Nedya Kirana)

Tinggalkan Balasan