Puteriputeri – Jakarta, 30 Desainer Syar’i melakukan parade fashion show dan Gerakan 1000 Hijab Syar’i di acara Launching “SYAR’I COMMUNITY INDONESIA (SCI)” di Grand Mahakam Hotel, Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (22/02/2017) dihadiri ratusan anggota SCI.
 
Gerakan 1000 Hijab syar’i merupakan salah satu program sosial yang diwujudkan dalam bentuk penyerahan hijab syar’i, yang dilakukan oleh Syar’i Community Indonesia, kepada kaum hawa, sebagai bentuk kecintaan kepada kaum muslimah Indonesia.

Syar’i Community Indonesia (SCI) merupakan wadah untuk para desainer syar’i yang tidak hanya sekedar mempersembahkan hijab syar’i sebagai hasil karya kreatif dalam bidang ekonomi bisnis kepada wanita muslim Indonesia dan di seluruh dunia, tetapi juga sebagai wadah untuk dakwah dan sosial.
 
Balutan syar’i bagian dari fashion. Fashion menjadi bagian yang tidak dapat dilepaskan dari penampilan dan gaya keseharian. Benda-benda seperti baju dan aksesoris yang dikenakan bukan hanya sekedar penutup tubuh dan hiasan, lebih dari itu juga menjadi sebuah alat komunikasi untuk menyampaikan identitas pribadi.
 
Begitu juga bagi sekelompok wanita muslimah yang tergabung dalam Syar’i Community Indonesia (SCI) yang merupakan wadah bagi para desainer muslimah syar’i. SCI mencoba memberikan warna baru dalam pengidentifikasian wanita Indonesia melalui fashion syar’i.
 
Menurut Tiara Syafrudin, salah satu founder dan Ketua Umum SCI “Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas diri dan kualitas hidup adalah dengan berpenampilan syar’i”.
 
SCI didirikan pada tanggal 19 Desember 2016 oleh 30 desainer syar’i Indonesia yang kesemuanya memiliki brand masing-masing, diantaranya : Sabila Syari Fash, Syaira Syari, Zahwazee Prime, RDK Syari, Istiqomah Syari, Qnanz, Shaura, Mayra Premium, Sofiaatajmeel, Amily Hijab, D’Azzahra, Yunia Syari, Ummu Balqis Signature, Albarizk, Prime Keydelabel, Ulya Hijab, Mustbe, OSD, Ristyland, Hanazaida, Terrytory, Althafunissa Syari, NADA, Zannabe Syari, Fenny Saptalia, Mayesa Premium, Zavi Syari, RayNa Premium, Ranuni, dan Wwiek Muslimah.
Selain memiliki fokus dalam fashion syar’i, SCI juga memiliki 3 fokus utama sebagai aktifitasnya yaitu ekonomi, dakwah dan sosial yang kesemuanya berbasis syar’i. Dalam mewujudkan syiar syar’i pada bidang ekonomi melalui industri kreatif berbasis fashion muslimah yaitu dengan aktif mem-produksi dan menjual busana muslimah syar’i.
 
Proyek SCI di bidang ekonomi ini adalah syar’i-ku Online Store dengan alamat websitewww.syariku.com . syar’i-ku Offline. Store yang Insya Allah akan berada di salah satu Mall, di daerah Jakarta selatan dan The Roadshow of Syar’i-ku Fashion Festival.
 
Sedangkan mewujudkan syiar syar’i dalam bidang dakwah dengan mengaktifkan “Majelis Syar’i-ku”. Para founder menginisiasi untuk membuat majelis rutin untuk muslimah yang di dalamnya menggali ilmu ke-syar’i-an yang akan digelar 2 minggu atau 2 bulan sekali.
 
Serta untuk mewujudkan syiar syar’i dalam bidang sosial, SCI mengusung program sosial SCI untuk anak-anak dan muslimah. Misalnya dengan keterlibatan SCI pada gerakan 1000 hijab syar’i untuk Indonesia dan membangun 99 Rumah Qur’an  Asmaul Husna yang bekerjasama dengan artis Peggy Melati Sukma, dimana Peggy selain menjadi penggagas Rumah Qur’an juga sebagai salah satu Badan Penasehat SCI.
 
Seperti visi misinya yang mewadahi para desainer syar’i dalam meningkatkan kualitas diri dan kualitas hidup melalui pakaian syar’i dan kegiatan yang disebutkan diatas. SCI mendeklarasikan syar’i Community Indonesia (SCI) sebagai komunitas pada tanggal 22 Februari 2017, bertempat di Grand Mahakam Hotel, Jakarta Selatan, dengan menghadirkan para foundernya diantaranya Tiara Syafrudin, Cindy Fatikasari, Risky Tagor, Terry Putri hingga Okky Setiana Dewi.
 
Launching tersebut juga menampilkan fashion show dari semua brand founders, dan penyerahan bantuan sosial kepada gerakan membangun 99 rumah Qur’an Asmaul Husna yang dalam beberapa bulan ini sudah membangun Rumah Qur’an dengan Asma Allah.
 
Para founder ini berharap SCI dapat diterima oleh semua elemen Muslimah Indonesia khususnya para pengguna syar’i untuk bisa bersama-sama saling bergandengan tangan dalam mewujudkan tujuan utama SCI.(Puteriputeri – Lrd Viga 801 / Riri M)

Tinggalkan Balasan