Hai para pembaca puteriputeri.com semuanya apa kabar ? Saya kisahkan proses kerja keras para nelayan Indonesia di Laut Arrafuru yang luar biasa. Sehingga dapat menginspirasi kita pada kekayaan laut Indonesia.

Liputan saya ini bermula dari Praktek Kerja Lapangan yang saya jalani selama saya duduk di bangku SMK, tepatnya bagian Penangkapan atau Nautika Perikanan.

Adapun waktu pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) tahun ajaran 2015/2016 yang laksanakan berlangsung selama (kurang lebih) 4 bulan… wuihh lama ya di laut selama empat bulan. Mungkin bagi siswa SMK hal ini cukup lama, namun bagi nelayan hal ini merupakan keseharian.

arafuru-3
Foto kapal tempat saya melaksanakan Praktek Kerja Lapangan

Lokasi Praktek Kerja Lapangan (PKL) diperairan Laut Arrafuru (Merauke) di mana para nelayan di sana melakukan proses tangkapan menggunakan system setting dan hauling.

Bagi saya bisa merasakan melaut di Arrafuru memberikan rasa kebanggaan dan kebangsaan tersendiri, sembari mengenang kisah heroik Komodor Laut Yos Sudarso yang gugur melawan penjajah Belanda di Laut Aru yang dekat dengan Laut Arrafuru.

Kisah Heroik Battle of Arrafuru ini saya simak di https://en.wikipedia.org/wiki/Battle_of_Arafura_Sea.

Pesan terakhir beliau lewat radio adalah : “Lanjutkan kobarkan terus perjuanganmu!”

Untuk itu tugas kita semua menjaga kekayaan laut Arrafuru, milik kita, milik bangsa Indonesia. Bukan Milik Asing. Orang asing selalu menyebutnya Arafura Sea. Namun nama Indonesianya ya : Laut Arrafuru. Laut yang keramat dengan kisah heroik TNI Angkatan Laut Indonesia

arafuru
lepas pantai laut Arafuru

Dalam melaksanakan Praktek ini banyak sekali kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan. Dan selama melaksanakan usaha penangkapan cumi pada KM.Bandar Nelayan 230. Alat tangkap yang digunakan adalah jenis alat tangkap pancing cumi dan pancing ikan.

alat-pancing-arafuru
Foto Alat pancing Cumi

Pancing cumi adalah pancing yang mempunyai bentuk atau konstruksi yang khusus yang berlainan dengan bentuk-bentuk pancing lainnya.

Bentuk pancing cumi ini seperti cakar keliling dan bertingkat-tingkat. Pada bagian atas pancing dan demikian juga bagian bawahnya diberi lubang (mata) yang gunanya untuk mengikatkan mata pancing, cumi diikat secara berantai dalam satu utas tali.

Dengan demikian maka pada satu utas tali akan terdapat 3-7 mata pancing yang dipasang.

Pancing cumi biasanya digulung pada suatu gelokan.

Cumi dan ikan hasil tangkapan yang tertangkap oleh pancing disortir sesuai ukurannya, setelah disortir cumi di susun kedalam piring,ditata dengan rapi dan rapat, setelah ditata cumi dimasukan kedalam freezer.

proses-penyimpanan-ikan-arafuru
Foto pengolahan hasil tangkapan

Setelah itu, proses pendinginan ini memakan waktu yang cukup lama, sekitar 1 hari 1 malam agar cumi dan ikan hasil tangkapan tersebut dapat membeku secara merata.

arafuru-2

Fungsi dari kegiatan pembekuan ini adalah untuk menjaga kualitas dan kuantitas dari mutu cumi dan ikan tersebut, agar sampai kepada konsumen masih dalam keadaan yang segar dan baik.

Adapun fungsi lainnya adalah untuk meningkatkan nilai jual dari hasil tangkapan tersebut.

arafuru-1
Mukti Alfiansyah –kanan memakai kalung memegang kepala ikan tenggiri

Selain itu, untuk bagian proses dari pemasarannya adalah dimulai ketika para buruh nelayan selesai memisahkan cumi yang rusak diperusahaan, para buruh perusahaan pun kembali memasukan cumi kedalam container sesuai ukuran untuk diekspor ke luar negeri.

Demikianlah kekayaan laut Indonesia untuk kita hayati dan renungkan bersama. Salam Cinta Laut Indonesia !

(Liputan oleh : Mukti Alfiansyah)

Tinggalkan Balasan