Keindahan Wisata Hutan Alam Alami Mangrove, Denpasar, Bali ini memang  Sekejap Mata memukau 🙂


Keindahan alam alami yang menakjubkan di sudut kota Denpasar-Bali, mencari jadwal dan destinasi liburan ke luar kota, demi mengobati kejenuhan, nafas segar nikmati keindahan liburan di musim ini.

Seakan tak habis-habisnya menggali, ide untuk memanfaatkan hutan mangrove save yang terbengkalai pun menjadi ide brilian.

Jauh di wilayah ibu kota Denpasar Bali, sejarah, hutan mangrove save yang dulu sebagian besar wilayahnya adalah pantai banyak yang pasir tapi, masyarakat Setempat membuat Konsep hidup sehat di lingkungan yang sehat menumbuhkan perilaku yang sehat, telah menananam pohon bakau.

Sekarang jadi Wisata Hutan Alam Alami, banyak yang nikmati oleh masyarakat lokal maupun turis internasional.

Area hutan bakau yang masih asri dipercantik. area tersebut mulai dibuka tiap hari untuk wisata umum. Yang pasti, social media dan kejenuhan masyarakat setempat maupun di luar kota yang butuh alternatif liburan.

Hutan bakau Alam Alami ini cepat tersosialisasi.

Foto-foto orang di depan sebuah jembatan, dan pepohonan. Bikin penasaran, kan. Termasuk juga aku. Inilah lokasi liburan kekinian masyarakat bali, maupun turis internasional, Objek Wisata Hutan Alam Mangrove- Balai Pengelolaan Hutan Mangrove Wilayah I Bali di Jl. Bypass Ngurah Rai KM.21, Suwung, Denpasar, Bali 80361, phone:(0361)72 696 9.

.

Mengingat lokasinya di Objek Wisata Hutan Alam Mangrove, yang juga dikenal dengan nama Taman Hutan Raya Ngurah Rai, maka Hutan Mangrove ini tetap lestari.

Hutan bakau ini tentu menjadi lokasi liburan murah keluarga, wedding photo, atau untuk pacaran sore hari,

Apalagi akses untuk ke sana dipastikan lumayan.

Aku tidak mau ambil pusing. Kalau ada liburan yang panjang ke sana, jangan mengabiskan masa muda di satu kota, luangkan waktu untuk mengujungi Balai Pengelolaan Hutan Mangrove Wilayah I Bali di Jl. Bypass Ngurah Rai KM.21, Suwung, Denpasar, Taman Hutan Raya Ngurah Rai Denpasar Bali sambil nikmati keindahan hutan alam alami.

Akses ke Mangrove Denpasar, Bali menggunakan mobil 30 menit, kalau  dengan kedaraan roda dua membutuhkan waktu 10 menit dari kota Denpasar.

Sekarang saatnya mencari jalan menuju hutan bakau yang dituju. Setelah nanya petugas jalan sana-sini, diarahkan ke suatu area hutan bakau.

Dengan bahagia, kami melihat papan bertuliskana : Selamat Datang di Wisata Hutan Alam Mangrove – Balai Pengelolaan Hutan Mangrove Wilayah I Bali di Jl. Bypass Ngurah Rai KM.21, Suwung, Denpasar.

Saat kami masuk, kami membayar  tarif Rp.10.000,- per orang.

Lalu berjalanlah kami memasuki wilayah hutan. Perjalanannya cukup sepi. Jalan setapak ramping yang kami lewati begitu panjang, seperti tanpa akhir. Kiri-kanan kami memang dipenuhi hutan bakau.

Makin jauh, area hutannya makin lebat. Hutannya pun subur. Untuk mengobati hati, kami pun berfoto-foto di atas jembatan,kami hanya mengambil gambar melalui kamera ponsel.
Wisata Hutan Alam Mangrove  ini cukup luas.

Di depan pintu masuk ada 4 kios kecil ada restoran yang dekorasinya adem, ada juga pondok-pondok istirahat, bangunan khas bali yang unik. Waktu kunjung paling asyik tentunya pagi hari atau sore hari sekalian. Kalau siang, bisa dipastikan panas menyengat.

Menurut Wayan I Made seorang petugas sekuriti setempat menyatakan Wisata Hutan Alam Mangrove Denpasar  sekarang sudah mulai poluler di kalangan masyarakat local maupun luar internasional Turis banyak yang mengujuni Wisata Hutan Alam.

Wisata Hutan Alam Mangrove  nafas segar dan menenangkan. Hijaunya pohon-pohon bakau sangat baik untuk me-refresh mata dan otak.

(Liputan oleh : Penius Kogoya)

Tinggalkan Balasan