Halo para pemirsa puteriputeri.com, saya coba meliput jajan kuliner di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Kenalkan saya, Aldo, dan teman saya bernama Alvin, kami berkunjung ke tempat kuliner yang berada Sunter di Jakarta Utara.

Saya dan Alvin mulai mengelilingi tempat kuliner tersebut mencari makanan atau jajanan yang sangat menarik yang belum pernah kita rasakan.

Setelah perjalanan panjang saya dan Alvin menemukan tempat makanan atau jajanan yang berada di kawasan Sunter Indah Jakarta Utara.

Saya penasaran terhadap tempat makanan atau jajanan ini karena tempat jualannya itu sepanjang jalan dan menarik perhatian saya untuk mencobanya.

Saya dan Alvin mengelilingi tempat makanan itu. banyaknya makanan atau tempat jajanan disepanjang jalan membuat saya bingung untuk makan apa. Pada sebuah warung saya pun menemukan makanan seafood di sana dan saya ingin merasakannya.

Makanan seafood itu makanan yang berasal dari laut atau hidangan laut. Sebutan untuk makanan yang berupa hewan dan tumbuhan laut yang ditangkap, dipancing, diambil dari laut maupun hasil dari budiangan laut. Sebutan untuk makanan yang berupa hewan dan tumbuhan laut yang ditangkap, dipancing, diambil dari laut maupun hasil dari budi daya.

Tetapi, kawan saya Alvin tidak mau makan seafood. Saya dan alvin berjalan kedepan. Tidak lama kemudian saya menemukan makanan Mie Ayam Palembang.

Mie ayam adalah salah satu jenis makanan yang paling difavoritkan. Bahkan mie ayam termasuk dalam makanan olahan mie yang memiliki rasa yang lezat. Ada banyak ragam aneka rasa mie ayam yang tersebar di Indonesia. Ingat bahwa Mie adalah dijuluki sebagai ‘makanan kebangsaan’ Indonesia 🙂

Salah satu menu masakan mie ayam yang lezat yaitu mie ayam khas palembang.Karena saya sangat lapar sekali, saya tidak ingin memakan mie karena mie tidak membuat saya kenyang walaupun rasanya lezat.

Lalu kita berjalan lagi kedepan untukmencari makanan yang lain dan akhirnya setelah kita memilih-milih makanan sepanjang jalan tersebut. Saya menemukan tempat makanan yang bernama “Nasi Campur Pempek AHONG”.,Sesuai dengan nama AHONG itu yang mempunyai tempat makanan tersebut.

Saya dan Alvin sepakat untuk memakan makanan itu. Pelayannya pun memberikan menu makanan untuk dipilih. Saya memilih menu nasi campur yang harganya cukup mahal Rp. 30.000,-.

Lalu saya bertanya apa campuran dalam nasi tersebut. Campurannya itu benar ada pempek atau tidak ya pak ? Pelayan pun menjawab “nasinya itu tidak bercampur pempek, pempek dan nasi itu tidak dicampur jadi satu. Nasinya bercampur dengan aneka pilihan ada seafood, telor, daging ayam, dan aneka pilihan campuran daging, termasuk ada pilihan daging babi

Saya terkejut mendengarnya saya tidak menyangka campuran nasi tersebut ada pilihan menu daging babinya.

Ini semua di luar dugaan saya, saya mengira ini nasi hanya bercampur pempek sesuai nama dagangannya.

Ya, ini memang varian menu di tempat ini, tersedia banyak pilihan, terserah pengunjung mau makan menu apa. Semua terlebih dahulu bisa bertanya apa campuran untuk nasinya, dan bebas memilih campuran varian untuk nasi campurnya.

Saya bersama Alvin pun sepakat tetap makan di situ, tetapi tidak memakai campuran daging babi.

Maka saya pun merasakan kenikmatan menyantap seporsi nasi campur tersebut.

Begitulah kenang-kenangan pada jalan-jalan kuliner malam mingguan yang saya rasakan dan saya tidak bisa lupakan berkunjung di Sunter Indah, Jakarta Utara 🙂

(Liputan oleh : Aldo)

Tinggalkan Balasan