Puteriputeri – Jakarta, Film “RAFATHAR” yang diproduseri oleh Raffi Ahmad dan Anggy Umbara melakukan terobosan terbaru yang menghadirkan penggunaan teknologi “Motion Capture” dalam produksinya.
 
Teknologi ini pertama kali diperkenalkan dan digunakan pada produksi film Indonesia di film “RAFATHAR”. Film yang dibintangi oleh actor bayi, anak pertama dari Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Rafathar Malik Ahmad ini, menggunakan teknik motion capture 1-img-20161205-07102
Teknik motion capture sebuah teknik untuk melengkapi berbagai adegan, termasuk adegan-adegan action yang akan dihadirkan oleh actor bayi Rafathar. Penggunaan teknologi ini, sudah banyak digunakan pada produksi film-film Hollywood. Tentu saja, ini akan memberikan warna baru pada adegan action yang akan dihadirkan pada film “RAFATHAR”.
 
Motion Capture adalah teknologi digital yang memproses rekaman gerakan dari sebuah obyek atau manusia untuk kemudian diolah ke dalam bentuk 3D. Dengan kombinasi penggunaan sensor kamera, LED marker dan software yang canggih, didukung juga oleh proses yang disebut photogrametry, untuk penyempurnaan dalam visual bagian wajah.
 
Teknologi ini menciptakan hasil gambar digital yang akan merangkai berbagai adegan action pada film “RAFATHAR”, sehingga akan menjadi lebih sempurna ketika sudah dikombinasi dan diaplikasikan ke dalam bentuk 3D.
 
Pengerjaan teknologi motion capture untuk film “RAFATHAR” ini, dilakukan oleh tim dari Joshel Technologies Jakarta yang menjadikan animasi 3D yang akan dikerjakan oleh Epics Fx Studio Jakarta, menjadi sempurna.
 
Memang banyak yang tidak mengetahui keberadaan tentang Motion Capture di Indonesia, namun Joshel Technologies merupakan studio yang sudah ahli dalam mengerjakan teknologi motion capture, begitu pula dengan Epics Fx Studio yang sudah memiliki banyak pengalaman mengerjakan animasi D film-film Hollywood.
 
Penggunaan teknologi motion capture ini, menjadi bagian cukup besar dalam pengerjaan film “RAFATHAR”, dan menjadi tantangan tersendiri dalam produksi film “RAFATHAR”.
 
Seperti yang dikatakan oleh Anggy Umbara sebagai produser film ini, bahwa “Film Indonesia harus terus melakukan explorasi dan terus melakukan Upgrade dari semua sisinya, termasuk penggunaan teknologinya. Penggunaan Motion Capture Technology ini, adalah salah satu bentuk kecintaan kami terhadap film Indonesia. Karena dengan teknologi ini, imajinasi para film makers semakin mendapatkan kekuasaan untuk bisa tereksekusi menjadi sebuah film, menembus beberapa keterbatasan yang ada.”
 
Dengan penggunaan teknologi Motion Capture ini, akan semakin memperkaya dunia perfilman Indonesia dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim produksi film “RAFATHAR” menjadi yang pertama di Indonesia menggunakan teknologi Motion Capture. (Puteriputeri – Lrd Viga-801/Riri).

Tinggalkan Balasan