Simak Eksotisnya Budaya Badui…
 

Sahabat  puteriputeri.com, kami sempat mengunjungi  kawasan Badui Luar, tepatnya di Desa Gajeboh. Kawasan tempat tinggal orang Badui ini terletak di propinsi Banten, dan kaum Badui terkenal hingga ke mancanegara karena cara hidupnya yang teguh memegang adat, meski di jaman teknologi informasi yang serba canggih seperti kini.
Keteguhan kaum Badui dalam memegang adat- istiadat inilah yang justru menjadi daya tarik para pengunjung dan tamu, baik itu para wisatawan, pelajar dan peneliti ilmu sosial, hingga dari mancanegara untuk datang dan melihat sendiri cara hidup suku Badui ini.
Suku Badui terutama Badui Dalam menjaga betul cara hidupnya sesuai adat istiadat para leluhurnya. Jadi teknologi canggih sangat jarang, bahkan bisa dibilang tidak ada dalam kamus hidup kaum Badui Dalam.
Suku ini masih sangat tradisional. Mereka terkesan  menutup diri dengan dunia luar. Misalnya jika kaum Badui berjalan, terutama kaum BaduiDalam maka mereka umumnya tidak menggunakan alas kaki maupun tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan.
Suku Badui terutama kini Badui Dalam menetap dalam wilayah yang telah ditentukan oleh adat, serta memiliki anggota puak suku yang tetap dan telah ditentukan oleh adat pula.
Suku Badui sangat memegang teguh pada adat istiadatnya yang telah diwariskan oleh para leluhurnya hingga saat ini.
Suku ini lebih dikenal dengan sebutan masyarakat Kenesek yang bermukim di lereng pegunungan Kendeng, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak – Rangkas Bitung, Provinsi Banten.
Masyarakat ini masih memiliki hubungan sejarah dengan Sunda Wiwitan, atau leluhur suku Sunda, hingga bahasa mereka mirip dengan bahasa Sunda pada umumnya. Perbedaannya adalah kepercayaan dan cara hidup mereka yang menjauhi keramaian dunia canggih, untuk hidup tenteram dan damai serta harmonis di wilayah pegunungan Kendeng ini.
Kain Khas Badui 
Mayoritas ibu-ibu atau kaum wanita suku Badui Dalam maupun Badui Luar umumnya memiliki keahlian menenun kain, bertani atau berkebun.
Keahlian menenun kain ini terbukti menjadi daya tarik para wisatawan, terutama wisatawan mancanegara  yang sangat mengapresiasi serta mengagumi karya tenun suku Badui, ini bukti Eksotisnya Budaya Badui.
Para wisatawan mancanegara amat menghargai karya kain tenunan khas wanita suku Badui, karena yang pertama : Karya tenun kain khas Badui adalah home made atau buatan sendiri dengan menggunakan alat-alat yang tradisional bukan mesin modern, sehingga untuk menyelesaikan sepotong kain tenun bisa diperlukan waktu berminggu-minggu, dan yang kedua adalah corak motif tenunan kaum wanita Badui amat indah sebagai tanda Eksotisnya Budaya Badui.
Para turis mancanegara ini umumnya mengagumi keindahan motif Geometrical Pattern  atau dalam bahasa Indonesianya adalah motif geometris yang dihasilkan oleh para wanita Badui secara adat turun-temurun.
Perlu diketahui dalam dunia mode fashion Internasional  saat ini Geometrical Pattern sedang sangat trend sekarang di dunia fashion.
 Dan suku Badui ini  secara mengagumkan mampu membuat motif Geometrical Pattern secara amat unik, karena masuk dalam corak ethnic Geometrical Pattern.
Tak heran para wisatawan, terutama wisatawan asing  rela memburu kain tenun khas Badui sebagai kain khas ethnic yang dibuat dari suku Badui, di mana  dari karya kain itu dapat menggambarkan bagaimana Suku Badui memiliki cara hidup yang khas dalam memegang teguh adat istiadatnya, meski di jaman moderen kini.
(imung mung ming)

Tinggalkan Balasan