Ketika anda melakukan Wisata Bantul maka anda bisa menyaksikan Indahnya Bukit di Atas Awan dan Hutan Pinus Bantul.


Halo sobat puteriputeri. com semuanya, perkenalkan Saya Dinda Pramesti W.

Pada liputan ini ini saya akan mengulas mengenai perjalanan Wisata Bantul, Yogyakarta.

Pada liburan awal tahun 2017 ini, saya dan keluarga berlibur ke Yogyakarta. Kami berangkat dari Jakarta pada hari Sabtu 31 Desember 2016 pada pukul 02. 00 WIB dini hari.

Saya berangkat menuju Yogyakarta menggunakan mobil pribadi.

Saya tiba di Magelang pada pukul 12.00 WIB. Lalu saya menginap di salah satu hotel di daerah Magelang yaitu “Ning Tidar”.

Dikarenakan hotel di daerah Yogyakarta sudah penuh, jadi kami memutuskan untuk menginap di Magelang.

Setelah itu saya membersihkan badan, makan siang dan malam, lalu beristirahat di hotel untuk mempersiapkan diri berwisata di esok hari.

Keesokan harinya, pada tanggal 1 Januari 2017, saya dan keluarga memutuskan untuk pergi ke salah satu Ikon Wisata Bantul  yaitu Kebun Buah Mangunan.

Letak Kebun Buah Mangunan yaitu di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kamipun berangkat dari Magelang sekitar pukul 11.00 WIB. Perjalanan dari Magelang menuju Bantul, Yogyakarta menempuh jarak sekitar 72, 9 km.

Untuk menuju lokasi tersebut kami melewati rute perjalanan yang cukup menantang, terutama bagi pengguna motor harus lebih berhati-hati karena jalan yang berliku-liku dan cukup ekstrimnya tanjakan untuk menuju tempat tersebut.

Tidak hanya bagi pengguna motor saja, namun untuk semua wisatawan yang berkunjung ke tempat tersebut harus berhati-hati.

Sebaiknya para pengguna kendaraan harus cek terlebih dahulu bahan bakar kendaraan yang digunakan, karena di sana sulit untuk mendapatkan bahan bakar.

Pada saat perjalanan menuju tempat tersebut sangatlah padat dan macet.

Dikarenakan libur awal tahun, dan banyak wisatawan yang ingin merasakan bagaimana Wisata Bantul.


Saya tiba di Kebun Buah Mangunan, Bantul pada pukul 14. 00 WIB.
Untuk memasuki tempat wisata ini dikenakan biaya yang sangat murah yaitu Rp. 5. 000, -/orang dan untuk kendaraan mobil Rp. 20. 000, -/mobil.

Pada pintu masuk kami harus melewati perjalanan yang cukup ekstrim lagi agar dapat mencapai puncak ketinggian.

Untuk mencapai ke puncak, kami harus mengantri kendaraan dahulu untuk bergantian menggunakan jalan, karena kondisi jalan yang sangat sempit dan hanya dapat dilewati satu mobil saja.

Setelah melewati perjalanan yang sangat menegangkan, akhirnya saya sampai juga di tempat destinasi yang saya inginkan.

Untuk mencapai puncak di sisi lereng kami harus menempuh jalan setapak sekitar 200 meter.

Tempat ini sangatlah ramai pengunjung dan padat sekali.

Tanpa menunggu lama lagi saya tidak sabar untuk berfoto-foto di tempat ini.

( Kebun Buah Mangunan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta )

 

Suasana di Kebun Buah Mangunan udaranya sedikit panas. Kemungkinan karena saya sampai tempat ini pada siang hari, jadi Matahari sangat terik menyinari sekitar tempat wisata.

Pemandangan di tempat wisata ini sangat indah dengan dikelilingi bukit-bukit dan juga pemandangan lembah Kali Oya.

Apabila wisatawan mengunjungi tempat ini di pag ihari, pasti Anda dapat melihat awan-awan yang mengelilingi bukit-bukit tersebut dengan udara pagi yang sejuk.
Pantas saja tempat ini dijuluki Bukit di atas Awan.

Di sana kami berfoto-foto dengan latar belakang pemandangan yang sangatlah indah. Namun saya tidak bisa berfoto dengan bebas, karena ramainya tempat tersebut membuat saya sulit mencari tempat-tempat yang bagus untuk berfoto.

Tempat wisata ini juga tersedia tempat untuk beristirahat yaitu beberapa gubug-gubug kecil seperti rumah pohon yang tentu saja nyaman untuk menjadi tempat beristirahat dengan melihat pemandangan yang menakjubkan di sekelilingnya.

Disana juga para wisatawan dapat membeli makanan seperti mie goreng, mie rebus dan lain-lain karena di sana juga terdapat tempat makan yang banyak dan luas.

Tempat wisata ini juga terdapat kebun aneka buah seperti anggur, semangka, mangga, durian, rambutan, jeruk, jambu air, belimbing, dan lain-lain.

Buah-buah tersebut bisa dijadikan oleh-oleh untuk dibawa pulang para wisatawan atau dinikmati langsung di tempat.

Hutan Pinus Imogiri

Setelah selesai berwisata di tempatini, saya melanjutkan perjalanan untuk mengunjungi Hutan Pinus Imogiri yang letaknya tidak jauh dari Kebun Buah Mangunan.

Hanya memerlukan jarak 1 km kami sudah sampai ke tempat tersebut. Saya ingin sekali mengunjungi Hutan Pinus Imogiri karena tempat ini sangat banyak diminati oleh wisatawan.

Untuk memasuki tempat wisata itu tidak dipungut biaya sama sekali. Kalian hanya membayar parkir sebesar Rp. 2. 000, – untuk motor dan Rp. 5. 000, – untuk mobil. Jadi untuk berkunjung ke tempat ini tidak memerlukan biaya yang mahal. Ditempat ini kalian bisa datang kapan saja, di sana tidak ada jam buka atau jam tutup.

Suasana di tempat wisata ini udaranya sangat sejuk dan asri. Hawa terasa lebih tenang dengan adanya suara gesekan daun-daun dan ranting serta memberikan kenyamanan berada di lokasi tersebut.

Terlihat batang-batang pohon Pinus yang tinggi dan tampak rapi. Namun sangat disayangkan, kami sampai tempat ini pada sore hari sekitar pukul 17. 00 WIB sehingga langit-langit sudah mulai gelap.

Tanpa menunggu waktu lama, kami berfoto-foto sebelum Sang Surya terbenam. Saya sangat menikmati berfoto-foto di sana karena hasilnya yang sangat bagus.

Pembaca Hutan Pinus Imogiri ini adalah ruang terbuka bagi publik yang ramah wisata. Masuknya gratis, dan nuansa pohon Pinus (Pine) amat mendukung jika anda melakukan foto-foto yang spesial.
Di sekitar Hutan Pinus Imogiri ini juga tersedia tempat makan bagi para wisatawan yang ingin menikmati makan atau minum dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan kembali. Jadi pengunjung tidak perlu khawatir untuk menemukan para penjual makanan-minuman saat  berkunjung ke tempat ini.

Saya sangat rekomendasikan tempat wisata ini bagi kalian yang ingin mencari tempat liburan baru. Di daerah Bantul, Yogyakarta masih banyak tempat wisata lainnya yang tidak kalah indahnya seperti Watu Lawang, Bukit Panguk, Puncak Becici, dll. Jadi, jangan lupa untuk berkunjung ke tempat ini.

Bravo Wisata Bantul 🙂

(Liputan oleh : Dinda Pramesti Widiafiani)

Tinggalkan Balasan