Yuk, Camping di Pulau Perak, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara 🙂

Jadikan gambar sebaris
Pulau Perak, Kepulauan Seribu
Hai teman-teman, saya mau share pengalaman liburan camping di area Kepulauan Seribu, tepatnya di Pulau Perak.
Pengalaman ini cukup berkesan menurut saya cukup berkesan menurut saya karena ini pertama kalinya camping di Kepulauan Seribu,.
Saya berkunjung liburan ke Pulau Perak, Kepulauan Seribu bersama teman saya (Anjar, Sofyan, Sandy dan Rino ).
Perjalanan ini dimulai dari rumah saya di Kranji, Bekasi, nungguin si Anjar dari Pondok Ungu Bekasi. dan saya ketemuan di halte Harapan Indah bBekasi, lalu berkumpul di kampus jam 10 malam dikarenakan besok pagi harus sudah sampai Muara Angke (dermaga Kali Adem).
Kami beli tiket untuk naik kapal Harapan Express yang bertujuan ke Pulau Harapan.  Jarak tempuh cukup lama sekitar 3 jam dari Muara Angke ke Pulau Harapan.
Harga tiket kapal Rp. 55.000 per orang. ya mungkin tiket ini terbilang mahal dikarenakan kami berlibur di waktu menjelang libur panjang, jadi penumpangnya pun begitu amat banyak yang berlibur.
Suasana di kapal Harapan Express.
Jadikan gambar sebaris
Setibanya kami di Pulau Harapan, kami beristirahat sejenak untuk menunggu kapal yang menjemput kami untuk melanjutkan perjalanan ke Pulau Perak, Kepulauan Seribu.
Perjalanan dari Pulau Harapan ke Pulau Perak, Kepulauan Seribu, memakan waktu sekitar 1 jam. Untuk menaiki kapal ini per-team dikenai biaya Rp. 350.000 itu termasuk antar jemput ya menurut saya si lumayan mahal karena kami hanya berlima 🙂
Bagi pengunjung harap hati-hati dikarenakan ombak yang cukup besar, harap disiplin dalam menjaga  benda yang di bawa di kapal agar tidak ketinggalan.
Laut disini pun kental berwarna biru dan kicauan burung yang indah, dan saya baru pertama kali melihat lumba-lumba yang melompat-lompat dari bawa laut, ini seperti mimpi dan tidak akan pernah terlupakan,
dan saya tidak pernah melewatkan moment sedikit pun
Jadikan gambar sebaris
Setibanya kami di Pulau Perak, dikenakan biaya untuk menyewa tempat perkemahan yang suasananya sangat mendukung dengan keindahan alam dan pulau- pulau yang berbaris di depan kami, biaya per orang Rp.25.000 karena kami ber lima jadi Rp. 150.000.
Kami menghabiskan  2 hari untuk bermalam di pulau jadi Rp.300.000, fasilitas disana memang sangat banyak, seperti snorkling, banana boat, serta kuliner yang disediakan di tempat.
Berhubung kami kurang membawa uang liburan yang maksimal jadi kami tidak mencoba fasilitas itu.
Hanya menghibur dengan suasana sekitar yang dibilang surganya Jakarta Utara. Setibanya di sana kami langsung mendirikan tenda yang muat untuk 5 orang.
Selama  kami camping di Pulau Perak, Kepulauan Seribu, ini kami sangat menikmatinya, disana kita berenang dan air lautnya itu sangatlah bersih namun saya jadi merasakan terkena sengat bulu babi yang sakitnya luar biasa hingga sekarang saya tak lupa akan sakitnya tusukan Bulu babi yang hitam berduri panjang ini.
Kalo kalian ingin mencoba sakitnya kena bulu babi ayo datang ke Pulau Perak 🙂
Setibanya malam hari kami langsung masak untuk makan malam dan usai makan malam kami main gitar untuk bernyanyi di pinggir laut dengan hembusan angin sepoi-sepoi.
Air bersih di pulau ini sangatlah terbatas dan kalo ingin mandi kita harus menimba air di sumur dengan kondisi air yang tidak memungkinkan serta toilet pun terbatas.
Sekalinya adapun,namun toilet ini ga’ ada pintunya  🙂 ya benar. Hanya menggunakan triplek untuk menutupi sebagai penggantinya pintu kamar mandi dan toilet.
Nah nimba air sumur pun sangatlah rumit dan hanya disediakan satu ember dan wisatawannya pun banyak.
Walhasil kita harus mengantri jika ingin membilas badan sehabis berenang di laut.
Harga makananya pun terbilang amat mahal saya pun agak sedikit bingung kita menanyakan harga makanan itu karena di tempat yang sederhana ini masa harga makanannya pun terbilang amat mahal haha 🙂
Bagi kalian yang ingin berkunjung ke Pulau Perak, Kepulauan Seribu ini wajib menyiapkan konsumsi yang cukup banyak serta uang yang cukup di dompet untuk jaga-jaga harga makanan di sana.
Hari pertama jumpa di sana memang sangat sepi tetapi di hari kedua menjelang malam libur panjang, pengunjung wisatawan meningkat drastis.

Banyak wisatawan yang bergabung dengan kami dan kami banyak teman disana.

Jadikan gambar sebaris
Pulau Perak, Kepulauan Seribu
Suasana di pulau perak

Jadikan gambar sebaris

Jadikan gambar sebaris

Jadikan gambar sebaris
Pulau Perak
Sebelum saya bergegas untuk mengemaskan barang- barang di tenda dan langsung bersiap menuju Pulau Harapan untuk melakukan persiapan pulang.
Saya, Anjar dan Sandy menyempatkan untuk explore Pulau Perak sebelum membereskan tenda.
Kemudian kami langsung menuju ke Pulau Harapan dan menuju ke Muara Angke, ya, seperti sekiranya kita berangkat memakan waktu 3 jam jarak tempuh. dan sampai di dermaga Kali Adem pukul 17:00 WIB. dan kami langsung pesan taxi online yang bertujuan ke kampus untuk singgah dan balik ke Bekasi.
Spot pulau perak.
Jadikan gambar sebaris

Pulau Perak, Kepulauan Seribu
Pulau Perak, Kepulauan Seribu
Dermaga kali adem ( muara angke )
Jadikan gambar sebaris
Sekian review dari saya untuk pengalaman backpacker camping di Pulau Perak, trip boleh murah kelestarian alamnya tetap di jaga, gaez !
(Liputan oleh : Fahrurozi)

Tinggalkan Balasan