Sepatu wanita dengan type Moccasin, seringkali juga disebut dengan sepatu wanita type Loafer. Rekan puteriputeri.com juga banyak yang bertanya baik itu via sms atau via media sosial, tentang apa perbedaan antara sepatu Loafer Wanita dan Sepatu Moccasin Wanita ? Apakah keduanya sama ?

Loafer VS Moccasin
Tidak sedikit rekan-rekan yang berdebat bahwa moccasin dan loafer adalah dua istilah yang berbeda untuk satu jenis sepatuyang sama. Gambar Sepatu Moccasin :
Ini Sepatu Mocasin
Sebenarnya Loafer dan Moccasin ini mirip. Namun ada perbedaan mendasar. Perbedaan mendasar antara Moccasin dan Loafer adalah : Sepatu Moccasin dipastikan memiliki tali pengkikat di atasnya atau disebut ‘lace’ . Namun sepatu Loafer dapat dipakai secara ‘slip on’ atau tak memakai  tali pengikat (lace) di atasnya.
Banyak media di Indonesia mengulas sepatu Moccasin atau Mokasin adalah berasal dari suku Indian di Amerika. Benar, tapi suku Indian yang mana jelasnya?
Jadi yang benar adalah Kata “moccasin” adalah berasal dari bahasa suku Algonquian Powhatan  yakni “makasin” dan istilah bahasa Proto-Algonquian “maxkeseni” yang berarti “sepatu.”
Sepatu Moccasin secara orisinal tradisional dibuat hanya dari kulit rusa atau hanya dari selembar kulit yang dilembutkan. Suku Indian Powhatan membuat Moccasin  dari sepotong kulit tunggal yang dijahit bersama-sama di atasnya.
Gambar Sepatu Loafer :
Loafer ga’ ada lace atau talinya, jelas beda kan ?
Sedangkan Sepatu Loafer pertama kali muncul di Norwegia pada pertengahan tahun 1930-an.  Pada tahun 1930, Norwegia yang menghasilkan sepatu sandal gaya dan disebut Loafer mengekspornya ke seluruh Eropa, yang kemudian sampai ke Amerika.
Jadi perbedaannya adalah :
1. Moccasin adalah sepatu yang terbuat dari kulit rusa atau kulit yang lembut. Moccasin terdiri dari kulit tunggal dan sisi terbuat dari sepotong kulit tunggal yang dijahit bersama-sama di atas.
2.Loafer adalah sepatu datar yang tidak memiliki tali. Sebuah sepatunya terbuat dari beberapa potongan kulit yang dijahit.
3.Moccasin memiliki tali dan sepatu, sedangkan Loafer tidak memiliki tali. Loafer juga bisa disebut sepatu terbuka atau slip-on.
4.Moccasin adalah alas kaki yang banyak digunakan oleh penduduk asli Amerika yakni Indian terutama pemburu dan pedagang. Loafer pertama kali muncul di Norwegia pada pertengahan 1930-an. Loafer mendapatkan popularitas di tahun berikutnya.
6.Sepatu Loafer dapat digunakan sebagai pakaian kasual atau formal di Amerika dan negara-negara Eropa tertentu. Sedangkan Moccasin bisanyanya dikenakan dalam situasi yang sangat formal, seperti di kantor atau kampus terutama di negara Asia.
(imung mung ming)

Tinggalkan Balasan