Hai Sobat Puteri, Pada bulan November 2016 lalu kami sekeluarga pergi berlibur ke kota kelahiran, dengan menaiki armada Lion air. Setibanya kami di Padang, pada keesokan harinya kami menikmati wisata di padang sekaligus trip ke Sumatera Barat.

Dari Bandara Internasional Minangkabau, saya memang ingin melakukan Trip ke Sumatera Barat.

Pertama saya pergi ke Pantai Air Manis. Pengunjung bisa pergi ke Pantai Air Manis melalui Kota Padang.

Pantai Air Manis terletak 15 km dari pusat Kota Padang, Sumatera Barat.

Jika Anda ingin menggunakan transportasi umum, pertama Anda harus pergi ke Plaza Sentral Pasar Raya dari pintu keluar bandara di Simpang Ketaping. Dari pusat kota, Anda dapat mengambil angkutan umum dengan trayek Padang-Bungus.

pantai air manis

Berkaitan dengan legenda Malin Kundang di Sumatera Barat. Untuk jalanan menuju masih terlalu ekstrim dan berkelok-kelok tetapi semua akan terbayar ketika melihat pemandangan yang indah.

rute jalanan ke wisata pantai air manis dan situs batu malin kundang


Jika kita Trip ke Sumatera Barat maka jangan lupa melihat situs Batu Malin Kundang.

Malin Kundang adalah karakter dalam dongeng yang berubah menjadi batu, bersama-sama dengan kapalnya, setelah durhaka kepada ibunya.

situs batu Malin Kundang

Di tepi pantai, terdapat Batu Malin Kundang dan beberapa perlengkapan kapalnya, yang juga berubah menjadi batu. Berdasarkan cerita, Malin Kundang dikutuk oleh ibunya karena menolak mengakui ibunya setelah bepergian ke daerah lain dan menjadi kaya.

Legenda Malin Kundang sangat menarik wisatawan yang datang ke Pantai Air Manis ini. Batu Malin Kundang semakin terkikis oleh ombak laut dan perbaikan batu ini yang membuat menjadi tidak natural. Harga tiket masuk Rp.5000/org dan didalam tersedia jasa foto dengan Batu Malin dengan tarif sekitar Rp.20000-35000/foto.

Untuk kondisi disekitar kurang memadai karena banyak sekali Sampah! Padahal tempat ini merupakan wisata andalan Kota Padang yang terkenal dengan Batu Malin Kundangnya. Dan terlalu banyak pungli mulai dari tarif masuk, Pungli Parkiran, sampai mau berfotopun mesti harus bayar.
Semoga untuk kedepannya pantai ini akan lebih bersih tidak ada sampah disekitar pantai. Dan tetap terjaga peninggalan sejarah rakyat minang.

(Liputan oleh : Febiola Fandina Citra )

Tinggalkan Balasan