Soto Kuning khas Bogor ini jika anda resapi, ada rasa sedap tersendiri. Kebetulan saya pecinta soto, jadi tak ada diskriminasi dan segregasi untuk soto, semua Soto Nusantara saya suka 🙂

Nikmatnya Aroma santapan Soto Kuning khas Bogor racikan langganan saya bernama Pak Yusuf ini memang ciamik.


Satu lagi soto khas Bogor yang tak kalah lezatnya ialah soto kuning. Soto Kuning tersebut memiliki ciri khas kuah kuning yang kaya rempah.

Kuningnya tersebut dihasilkan dari olahan santan yang dicampur rempah di antaranya : kunyit, serai, dan lengkuas.

Soto Kuning Bogor ini, selain kuahnya berwarna  kuning segar dengan rempah, memiliki ciri khas lain yaitu tidak menggunakan mie dan dilengkapi dengan aneka side dish (sajian pendamping) aneka olahan daging sapi yang disebut isian Soton Kuning

Untuk isian semangkuk Soto Kuning Bogor terdapat berbagai macam pilihan isi, baik rebus maupun goreng, seperti empal, otak, limpa, paru, iso, daging, babat, kikil hingga lidah.

Masyarakat Bogor biasa menyantapnya menggunakan perkedel hangat dan potongan emping, hmmm… lezatnya sudah terbayangkan sebelum menyantapnya.


Saya selalu sempatkan untuk sesekali menyantap Soto Kuning yang ramai dikunjungi wisatawan, yaitu Soto Kuning Bogor Pak Yusup Gang Aut.

Soto Kuning Pak Yusup memang sudah cukup terkenal di kalangan pelancong yang mengunjungi kota Hujan Bogor.

Selain sotonya yang sudah berdiri sejak 1998, rasanya pun menjadi daya tarik tersendiri.
Menurut saya selaku Pecinta Soto  salah satu cara menilai soto tersebut ialah dari rasa kuahnya.

Karena dari rasa  kuah berbagai macam soto mulai dari Soto Betawi, Soto Kuning, Soto Surabaya, Soto Madura hingga Coto Makassar, maka yang membuat kita kangen akan cita rasa aneka soto tersebut adalah ciri khas rasa kuahnya

Kemudian rasa dagingnya atau rasa ragam side dish-nya yang membuat mulut kita mengunggah rasa lezat ke otak kita.

Maka Saya pun tampa basa-basi lagi memilih mengisi Soto Kuning saya dengan daging, paru, dan lidah sebagai isian sotonya.

Isian ini dipotong dadu, diberi garam, dan bumbtu-bumbu, lalu disiram kuah kuning pekat nan panas… ouchh lezatnya he he he :-), – perasaan yang pakai kata ‘ouchh’ ga’ cuma ‘artikel panas nan tujuhbelas’ aja ya, artikel kuliner kaya yang saya bikin ini juga pakai kata “ouchh…”  he he he 🙂

Tak lupa daun seledri dan bawang goreng ditambahkan guna menambah cita rasa.
Saat disruput kuahnya alamaak… Anda akan merasakan kaya akan rempah dan bumbu.

Rasanya sedap gurih, dengan sentuhan nuansa pedas yang tipis.

Benar saja, ketika Saya melumat dagingnya tak ada alot sama sekali, selain itu paru dan lidah sapinya pun tak kalah nikmat.

Jika Anda memilih daging atau lidah Sapi yang digoreng, akan terasa sedikit garing di luar.

Isi soto yang jadi favorit saya di sini ialah daging empal yang empuk, kikil dan lidahnya yang gurih dan kenyal.

Dalam satu hari soto di gerobak besar ini bisa menjual isian daging sampai 600 potong. Tiap satu potongnya seharga Rp 10.000,- sedangkan isian non daging seperti perkedel dan emping cukup menambah Rp 3.000,-.

Soto tersebut buka mulai pukul 14.00 W hingga 19.30 WIB, berlokasi di Jalan Surya Kencana No. 287, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Begitulah pembaca puteriputeri.com smuanya semangat & selamat menyoto 🙂

(Liputan oleh : Aditya Pratama)

Tinggalkan Balasan