Segenap jajaran redaksi dan kru www.puteriputeri.com mengucapkan  selamat atas terpilihnya Ariska Putri Pertiwi, dari Indonesia, sebagai  pemenang  Miss Grand International 2016.
insta-image-20
photo ig @officialputeriindonesia
Sebagai pemenang Miss Grand International 2016 ini tentunya sangat  bersejarah, karena ini pertama kali delegasi Indonesia berhasil memenangkan anugerah sebagai Miss Grand International.
Setalah diumumkan sebagai pemenang  Miss Grand International 2016, Ariska Putri Pertiwi disematkan mahkota  oleh  Miss Grand International sebelumnya,  Clair Parker dari Australia. Selanjutnya Ika demikian panggilan akrabnya, akan menjadi duta untuk menyebarkan motto “Stop the War” (hentikan perang). Ariska Putri Pertiwi menjadi wanita Asia pertama yang memenangkan titel Miss Grand International, otomatis tercatat dalam sejarah wanita Indonesia pertama yang berhasil memenangi kontes kecantikan bertaraf internasional dan merupakan salah satu kontes kecantikan terbesar (grandslam).
miss-grand-international-2016-winnersPara finalis Miss Grand International dari kiri ke kanan : Ms. Puerto Rico Madison Anderson, Ms. Philippines Nicole Cordoves, Ms. Indonesia Ariska Putri Pertiwi (pemenang memakai mahkota), Ms. Thailand Supaporn Malisorn, and Ms. USA Michelle Leon (pakai baju ungu).
(Photo : Courtesy: Miss Grand International Facebook)
Ariska Putri Pertiwi  sukses mengalahkan Filipina, Thailand Puerto Rico dan Amerika Serikat dalam final lima besar.
 Ika mewakili Indonesia setelah  kemenangannya sebagai runner up atau terbaik ke-3 di ajang Putri Indonesia 2016.
Gadis kelahiran Lhokseumawe 13 Januari 1995 adalah mahasiswi Fakultas Kedokteran UISU Medan Lahir 13 Januari 1995,  berprofesi pula sebagai model.
Sebagai  Pemenang baru, Ariska juga diharapkan untuk melakukan perjalanan di seluruh dunia dan akan berperan  sebagai Duta baru atau Ambassadress Miss Grand International 2016 sampai 2017.
Miss Grand International 2016 adalah ajang  ke-4 dalam sejarah kontes ini.
Kontes  Ini diadakan di Westgate International Theatre, Las Vegas Hilton, Las Vegas, Nevada State di Amerika Serikat.
Malam Final Miss Grand International digelar pada 25 Oktober 2016.
Sebanyak 75 wanita dari negara-negara di  dunia yang  berpartisipasi dalam pemilihan Miss Grand International 2016 yang datang dari seluruh dunia.
Kontes tersebut diresmikan oleh Nawat Itsaragrisil, yang merupakan presiden Miss  Grand International Organization.
Ini juga adalah pertama kalinya Las Vegas, Nevada menjadi tuan rumah kontes kecantikan internasional yang baru diikuti oleh delegasi dari budaya yang berbeda, latar belakang, dan berbagai negara dari berbagai lokasi geografis di seluruh dunia.
Pemenang  Miss Grand International 2016 akan menjadi wajah dari Miss Grand International Organization. Sebagai pemenang, Ariska juga  akan didukung beberapa sponsor dan merek dari seluruh dunia, serta mulai memenuhi tugas dan tanggung jawabnya sebagai ‘ratu’ yang baru.
Pada saat penilaian, peserta diberi  5 pertanyaan dan jawaban pertanyaan adalah puncak utama kontes.
Salah satu pertanyaan yang diberikan kepada para peserta finalis  adalah   “Jika diberi kesempatan untuk memilih antara dua kandidat untuk menghentikan perang, apakah  itu Donald Trump atau Hilary Clinton ?”.
Peserta  Miss Grand International asal Puerto Rico, Thailand, dan Indonesia memilih Hilary Clinton untuk menghentikan perang di seluruh dunia dengan mewakili kekuatan perempuan sebagai inspirasi baru untuk bangkit melawan kekejaman.
Di sisi lain peserta Miss Grand Internationl dari  Amerika Serikat dan Filipina memilih Donald Trump karena mereka percaya bahwa menggunakan pengaruh Trump bisa membawa harapan untuk menghentikan perang.
Ariska Puteri menjawab pertanyaan  juri dengan  memilih jawaban : Hilary Clinton.
Ariska menyatakan percaya bahwa Hilary Clinton bisa membuat dampak besar untuk melawan perang. Menurut Ariska, dengan Hilary sebagai komandan-in-chief masa depan dari Amerika Serikat jika dia menang, dan Ariska sebagai duta, mereka secara signifikan bisa membuat perbedaan besar untuk menghentikan perang.
Ariska menjawab akan menunjukkan bagaimana menggunakan sikapnya sebagai Miss Grand International yang baru untuk membantu menghentikan kekejaman perang di seluruh dunia.
Ariska Putri Pertiwi juga berhasil membawa pulang gelar best Nasional Costum di ajang Miss Grand International 2016 ini. Kostum yang dikenakan Ariska merupakan karya Dynand Fariz ( Jember Fashion Carnival) bertema Royal Sigokh, terinspirasi dari pakaian adat pengantin wanita Lampung.
insta-image-18
photo ig @officialputeriindonesia
Kecantikan dan keanggunan Ariska Putri Pertiwi yang anggun dalam sesi kontes kostum nasional di Miss Grand International 2016 itupun sukses memukau netizen dunia. (Puteri)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan