Sebelum saya sharing liburan saya waktu ke Pulau Pahawang, alangkah baiknya saya memperkenalkan diri terlebih dahulu, biar lebih akrab gitu dengan pembaca puteriputeri.com semuanya.  Nama saya Diki Dwi Suteja, umur saya 21 tahun, lahir 05 January 1995. Saya anak kedua dari dua bersaudara. Saya tinggal di Depok lebih tepatnya di RT 05/ RW 06, Cilodong, Kalibaru. Udahlah ya perkenalannya, walau pun ga’penting juga buat kalian yang baca… namun siapa tahu ada puteriputeri yang tertarik 🙂

Oke, langsung aja beberapa bulan yang lalu saya dan teman-teman ngadain trip ke Pulau Pahawang Lampung, jadi waktu itu lagi libur kuliah, ceritanya saya jenuh dengan rutinitas, akhirnya saya memutuskan liburan, sekalian ngisi kekosongan di hari libur, mendingan jalan-jalan kan, dari pada jenuh.

Hehehe 🙂 terus saya sama teman teman saya masih bingung mau trip ke mana ?

Padahal banyak destinasi Indonesia yang bagus buat dikunjungi.

Tapi saya sepakat untuk ngadain trip ke Pulau Pahawang. Karena waktu itu di Pahawang belum banyak juga wisatawan yang datang. Karena masih dibilang pulau yang baru tenar.

Juga karena biayanya juga ga’ terlalu mahal, jadi cocoklah buat mahasiswa yang bokek kaya saya 🙂 dan akses ke sana juga ga’ terlalu susah.

Waktu itu kita meet-pointnya di rumah temen saya Si Bagus namanya sekalian nungguin jemputan.

Sambil persiapan buat di bawa ke sana sekalian nungguin yang belum pada datang maklum lah, biasa ngareet 🙂

Seiring waktu berjalan sudah berkumpullah anak-anak tepatnya pukul 20 : 30 pm, ya udah tanpa basi-basi kita langsung berangkat ke Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, dengan mengunakan mobil pikap. karena minim sangunya, mau ga mau kita pake mobil pikap itu.

Walaupun pake mobil pikap, namun kita-kita masih terlihat keren ko 🙂

Pada pukul 21 ; 30 kita sampai di Terminal Kampung Rambutan.

Langsung aja kita cari bis yang tujuannya ke Pelabuhan Merak. Bus berjalan lancar menuju ke Pelabuhan Merak, Banten.

Maka pada pukul 02 ; 30 sampailah saya dan teman-teman di pelabuhan Merak-Banten. Langsung saja ke penjualan tiket karena takut ketinggalan kapal menuju ke Bakauheni, Lampung

Sesampainya di kapal ferry, saya dan teman-teman langsung cari tempat untuk bersantai di kapal sambil menikmati keindahan suasana malam di laut.

Ohya, perjalanan kapal ferry dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni menempuh jarak hampir 3 jam.

Sesampainya di Bakauheni kita langsung di jemput sama mobil yang sebelumnya kita udah booking dan perjalanan dari Bakauheni sekitar 3 jam untuk sampai ke Dermaga Katapang, dan dari Katapang ke Pulau Pahawangan hampir 30 menit.

Dari Dermaga Katapang, kita mengunakan perahu nelayan yang kita sewa untuk sampai ke Pulau Pahawang.

Tak hanya Pulau Pahawang yang wisatanya bagus, di sana juga banyak pulau-pulau kecil yang keindahannya tak kalah bagus dari Pulau Pahawang.

Juga spot-spot tempat snorkellingnya cukup banyak. Sebagian besar lokasinya terlindung dari pulau-pulau kecil.

Saya sangat menikmati keindahannya seakan saya terpukau dengan warna lautnya terpana dengan pesona alamnya.

Sebelum kita sampai di Pulau Pahawang, kita snorkeling terlebih dahulu di Pulau Kelagian Lunik.

Keindahan bawah lautnya, serta beberapa ikan kecil terlihat jelas berenang lincah di depan mata saya.

Pantai pasir putihnya sangatlah menawan, dan karena sangat sepi saya anggap sebagai pulau pribadi he he he 🙂

Setelah satu jam berlalu, saya dan teman-teman melanjutkan perjalanan ke Pulau Pahawang.

Banyak homestay di sana, sesampainya di sana saya meletakkan barang-barang. Kemudian bergegas menikmati lagi keindahan alam di sana.

Tak hanya keindahannya, penduduk Pulau Pahawang juga sangat ramah kepada kami semua.

Sore pun menjelang, saya pun bergegas ke homestay untuk membersihkan badan. Saat malam datang, karena kita ga’ ada acara BBQ ya terpaksa kita habiskan malam dengan bercanda dengan teman-teman sambil menikmati suasana angin malam di Pulau 🙂

Sekitar pukul 23 ; 00 kami pun tidur karena masih banyak keindahan Pulau Pahawang yang belum kita kunjungi.

Keesokan paginya saya bangun jam 6 pagi sayang saya ketinggalan sunrise di sana.
Tak apalah masih banyak pemandangan yang bagus kok he heh, pagi-pagi saya berkeliling desa untuk melihat suasana di pagi hari.

Sekitar jam 7:30, saya balik ke homestay untuk sarapan. Kemudian jam 9:00 pagi kita langsung buat persiapan karena jam 9:30 kita di jadwalkan untuk keluar homestay.

Ke Pahawang, Cowok Semua he he he 🙂

Kita masih mengunjungi beberapa spot snorkeling dan pasir putih yang begitu menawan.
Spot pertama itu kita ke Pulau Nemo, di sana banyak tempat penangkaran Terumbu Karang dan ikan-ikan Nemo.

Untungnya cuaca di sana sangat mendukung jadi kita bisa puas menjelajahi pulau Nemo ini.

Setelah beberapa jam asiknya snorkeling sekita pukul 13 : 00 saya pun bergegas kembali ke dermaga Ketapang.

Lalu kami mandi dan makan siang di sana sambil menunggu mobil carteran menjemput kami.

Sesampainya di pelabuhan Bakauheni jam 17 ; 00 kami pun langsung bergegas menuju kapal dan disuguhkan dengan pemandangan sunset yang sangat indah.

Untuk mengisi kekosongan di kapal kami pun ikut bernyanyi dengan biduan-biduan yang ada di kapal ferry.

Lumayanlah nyanyi sama biduan-biduan cantic hehehe 🙂

Pada pukul 21 ; 30 akhirnya kami pun sampai di pelabuhan Merak, Banten.

Langsung kita cari bis yang tujuan terminal Kampung Rambutan. Tak banyak cerita di bis menuju Kampung Rambutan karena sepanjang perjalanan saya tidur sampe terminal maklum karena cape heheh 🙂

Pada jam 1 saya sampai di terminal Kampung Rambutan. Selanjutnya kita pun di jemput mobil pikap yang sebelumnya mengantar kita hehe 🙂

Sekitar 1 jam perjalananan, Allhamdullilah kita sampai di tujuan akhir yaitu rumah kita masing-masing.

Sekian liburan kaum kusam ke Pulau Pahawang Lampung.

Oh iya ini sayaada link videonya jika kalian ingin menonton langsung aja klik linkn yaa 🙂

Link Video :

 

(Liputan oleh : Diki Dwi Suteja)

Tinggalkan Balasan