Puteriputeri – Jakarta, Penjualan neto perseroan PT LION METAL WORKS Tbk pada tahun 2016 sebesar Rp 379,14 miliar atau turun 2,6% dibanding tahun lalu, dan laba neto sebesar Rp 42,35 miliar. Demikian dijelaskan jajaran Direksi PT LION METAL WORKS Tbk pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Hotel JW Marriot Jakarta, Selasa, (06/06/2017).

Menurunnya penjualan neto perseroan selain diakibatkan oleh fluktuasi kenaikan harga bahan baku baja selama tahun 2016, di pasar, pada tahun 2016 harga baja menurun, kemudian pada pertengahan tahun 2016 harga naik kembali. Juga disebabkan oleh membanjirnya barang produk impor yang sejenis dengan harga murah dan mutu yang rendah.

Selain itu, banyaknya proyek-proyek infrastrukutr dan yang baru berjalan akhir tahun dan penundaan proyek pembangunan gedung-gedung perkantoran serta persaingan yang ketat yang menyebabkan harga jual juga tertekan, turut memperkuat menurunnya penjualan neto perseroan ditahun 2016.

Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan antara lain menyetujui penetapan penggunaan keuntungan antara lain : (a) Pembagian dividen tunai sebesar Rp 40,- setiap saham atau seluruhnya sebesar Rp 20.806.400.000,- sebelum dipotong pajak yang akan dibayarkan atas 520.160.000 saham. (b) Sebesar Rp 500.000.000,- digunakan untuk pembentukan “Cadangan Wajib” untuk memenuhi ketentuan pasal 70 Undang-Undang PT No/ 40 tahun 2007, dan (c) Sisanya sebesar Rp 21.039.017.055,- dimasukkan sebagai laba yang ditahan.

Adapun Pembayaran dividen tunai siap dilakukan dengan cara yaitu Pemegang saham yang berhak atas dividen tunai adalah para pemegang saham yang namanya tercatat pada Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 16 Juni 2017 sampai dengan pukul 16.00 WIB. Dan Pembayaran dividen tunai pada tanggal 06 Juli 2017.

Tata cara pembayaran dividen tunai diumumkan dalam surat kabar pada tanggal 08 Juni 2017, yaitu satu, Menyetujui menunjuk Drs Nunu Nurdiyaman, CPA dari kantor akuntan publik “Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan” yang akan mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2017 dan memberi wewenang sepenuhnya kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan Kantor Akuntasi Publik Pengganti dalam Hal Kantor Akuntasi Publik Yang ditunjuk tersebut karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan tahun buku 2017.

“Demikian ringkasan hasil-hasil yang disetujui oleh para pemegang saham Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan,” ujar Presiden Komisaris PT Lion Metal Works Tbk, Cheng Yong Kwang, dalam acara jumpa pers, selepas acara RUPST, di kawasan Mega Kuningan Jakarta, Selasa (06/06/2017). (Puteriputeri – Lrd Viga 801 / Riri MU).

Tinggalkan Balasan